Suara.com - Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai hasil imbang 2-2 melawan Everton di Premier League Summer Series.
Meski United memenangkan turnamen pramusim tanpa kekalahan, Fernandes menyoroti “kemalasan” timnya dan mendesak klub untuk mendatangkan pemain baru jelang laga pembuka musim melawan Arsenal pada 17 Agustus 2025.
Dalam laga di Atlanta, Fernandes membuka keunggulan United lewat penalti, namun gol Iliman Ndiaye menyamakan kedudukan sebelum turun minum.
Mason Mount sempat membawa United unggul kembali, tetapi gol bunuh diri Ayden Heaven memastikan hasil imbang.
“Kami sedikit malas hari ini,” kata Fernandes dengan nada tegas seperti dikutip dari TNT Sports. “Kami harus hindari itu karena kemalasan bisa membuat kami membayar mahal kapan saja.”
Komentarnya mencerminkan standar tinggi yang ia tuntut dari rekan-rekannya.
Meski menilai tur pramusim di Amerika Serikat berjalan positif untuk membangun chemistry tim dan mengintegrasikan pemain baru seperti Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo, Fernandes merasa skuad United belum cukup kuat.
“Kami membaik, tapi ini belum tempat yang seharusnya,” ujarnya.
Ia menegaskan perlunya tambahan satu atau dua pemain untuk meningkatkan persaingan internal dan kualitas tim.
Baca Juga: Kapan Bursa Transfer Musim Panas 2025/2026 Resmi Ditutup?
“Kami butuh lebih banyak kompetisi di skuad agar semua pemain termotivasi untuk masuk starting XI,” tambahnya.
Musim lalu, United mengecewakan dengan finis di peringkat 15 Premier League, sebuah noda bagi klub sebesar mereka.
Fernandes menyerukan kembalinya mentalitas juara yang menjadi ciri khas United.
“Di klub ini, tak ada ruang untuk kesalahan, baik di dalam maupun di luar lapangan. Kami terlalu besar di mata dunia, dan setiap kesalahan akan dihukum,” katanya.
Ia juga menyinggung perlunya perbaikan fasilitas, staf, dan kultur klub untuk mengembalikan United ke puncak.
Pelatih Ruben Amorim mendukung pandangan Fernandes, namun melihat sisi positif dari kritik sang kapten.
Berita Terkait
-
Kapan Bursa Transfer Musim Panas 2025/2026 Resmi Ditutup?
-
Kehilangan Diogo Jota, Cody Gakpo Ungkap Duka Liverpool dan Ambisi di Musim Ini
-
Tottenham Gaet Joao Palhinha dari Bayern, Thomas Frank Takjub
-
Ruben Amorim Akhirnya Bawa MU Juara Premier League
-
Pergerakan Seluruh Pemain Man United saat Latihan Kini Dimata-matai, Jadi 'Senjata' Ruben Amorim
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati