Suara.com - Kerinduan para penggemar sepak bola Indonesia terhadap sosok Shin Tae-yong tampaknya akan segera terobati.
Mantan arsitek Timnas Indonesia itu dikabarkan akan kembali menginjakkan kaki di Tanah Air dalam ajang Kualifikasi Piala Asia U-23 2025.
Namun, kedatangannya kali ini bukan dalam kapasitas sebagai pelatih Garuda, melainkan peran baru yang memicu potensi reuni emosional dengan para mantan anak didiknya.
Kabar ini bukan sekadar isapan jempol, melainkan datang langsung dari mulut Shin Tae-yong sendiri.
Dalam sebuah wawancara, STY yang kini bernaung di bawah Federasi Sepak Bola Korea (KFA) memberikan bocoran mengenai rencananya untuk mendampingi skuad muda Korea Selatan U-23.
"Sebenarnya belum pasti tapi mungkin sekitar 27 atau 28 Agustus soalnya mulai 1 September akan ada pertandingan U-23 di Surabaya," ujar Shin Tae-yong dikutip dari YouTube JekPot.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa perannya dalam kunjungan ini adalah sebagai perwakilan resmi KFA, sebuah tugas yang ia emban atas permintaan langsung dari pimpinan federasi.
"Ya ada pertandingan di sana, mungkin saya akan ke sana (sebagai) manajer tim U-23 atas nama Asosiasi Sepak Bola Korea," ucap Shin Tae-yong.
"Kayaknya saya akan ke sana sebagai manajer tim atas permintaan pak ketua," imbuhnya lagi.
Baca Juga: Anak Didik Gerald Vanenburg Jadi Pemain Lokal Pertama yang Cetak Gol di Super League
Kedatangannya ke Surabaya tentu lebih dari sekadar tugas profesional.
Momen ini membuka peluang besar untuk sebuah reuni mengharukan antara sang mentor dengan para pemain Timnas U-23 Indonesia yang pernah ia poles.
Banyak dari pemain tersebut kini telah menjadi tulang punggung tim, berkat gemblengan keras dan kepercayaan yang diberikan STY.
Meskipun kini ia datang dengan status sebagai musuh, pertemuan antara Shin Tae-yong dengan eks anak asuhnya akan menjadi pemandangan yang dinantikan.
Adapun di Kualifikasi Piala Asia U-23 2025, Timnas Indonesia U-23 bakal segrup bersama Korea Selatan, Laos, serta Makau.
Laga Timnas Indonesia U-23 melawan Korea Selatan akan dijadwalkan pada 9 September 2025 di Stadion Gelora Gelta, Sidoarjo.
Berita Terkait
-
Kisah Tak Terpublikasi: Pertengkaran Hebat Pemain Timnas Indonesia di Era Shin Tae-yong
-
Shin Tae-yong Resmi Bawa Eks Staf Timnas 'Penyelamat' Maarten Paes ke Ulsan HD
-
Ditanya Perbedaan Latih Timnas Indonesia dan Ulsan HD, Ini Jawaban Shin Tae-yong
-
Pesan Menyentuh Shin Tae-yong usai Persembahkan Kemenangan untuk Ulsan HD di Laga Perdana
-
Pemain Kesayangan STY Jadi Pesaing Adrian Wibowo di LAFC, Langsung Bersinar
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Kata-kata Erick Thohir Usai John Herdman Raih Kemenangan Perdana
-
Peran Baru Ole Romeny Bikin Herdman Tersenyum, Taktik Timnas Indonesia Makin Variatif
-
John Herdman Pasang Target Gila Loloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
-
Belajar dari Kanada, John Herdman Tegaskan Perjalanan Timnas Indonesia ke Piala Dunia Takkan Mulus
-
Pembuktian Beckham Putra: Dihujat Warganet, Dipuji Pelatih Lawan
-
Debut Sempurna di GBK, Ritual Sakral Pemain dan Fans Timnas Indonesia Bikin Takjub John Herdman
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Melesat Usai Kalahkan Saint Kitts and Nevis
-
Drama 7 Gol di Basel! Florian Wirtz Buka Suara Usai Gawang Jerman Dibobol Swiss 3 Kali
-
Terungkap! Alasan Beckham Putra Selebrasi Tutup Telinga dan Kedinginan di GBK
-
Peringatan John Herdman: Bulgaria Beda Kelas, Lengah Sedikit Garuda Bisa Tewas!