Suara.com - Liverpool resmi melepas Darwin Nunez ke Al-Hilal, dan striker asal Uruguay itu langsung menunjukkan tajinya.
Dalam dua penampilan pertamanya, Nunez berhasil mencetak dua gol, membuktikan bahwa kepindahannya senilai £53 juta ke Liga Pro Saudi bisa menjadi awal baru yang gemilang bagi kariernya.
Nunez meninggalkan Anfield hanya tiga tahun setelah diboyong Jurgen Klopp dengan biaya £85 juta dari Benfica.
Selama waktunya di Liverpool, performanya kerap menuai kritik.
Dalam tiga musim terakhir, Nunez hanya mampu mencetak 40 gol dari 143 penampilan dan tercatat sebagai salah satu pemain dengan peluang emas terbuang terbanyak di Premier League, dengan 21 peluang besar yang gagal dimanfaatkan pada musim 2022-23 dan 27 pada musim berikutnya.
Namun, awal baru di Al-Hilal tampaknya membangkitkan kembali semangat striker berusia 26 tahun itu.
Debutnya datang saat Al-Hilal menghancurkan Aarau 6-0 di laga persahabatan, di mana Nunez mencetak gol pertamanya melalui tembakan rendah yang menaklukkan kiper Swiss tersebut.
Tak lama kemudian, ia kembali mencetak gol melawan Waldhof Mannheim, menegaskan bahwa ia siap menjadi andalan baru klub 19 kali juara Liga Pro Saudi.
Kepindahan Nunez bukan hanya sekadar transfer biasa bagi Liverpool, tetapi juga langkah strategis untuk membangun lini depan baru mereka.
Baca Juga: Salah Menutup Skor, Tapi Malam Tadi Milik Federico Chiesa di Anfield
Manajer Arne Slot dan jajaran manajemen klub kini tengah berburu pengganti setara untuk memimpin serangan The Reds musim ini.
Liverpool sudah memulai langkah dengan mendatangkan Hugo Ekitike dari Eintracht Frankfurt seharga £69 juta.
Penyerang muda ini langsung mencetak gol pada debut kompetitifnya, memberi sinyal positif bagi lini serang Liverpool yang kehilangan Nunez.
Namun, klub masih melanjutkan pencarian mereka, dan target berikutnya adalah Alexander Isak dari Newcastle United.
Isak sendiri berada dalam situasi yang memanas. Setelah tawaran awal Liverpool senilai £110 juta ditolak oleh Newcastle, kabarnya The Reds sedang menyiapkan tawaran kedua yang bisa mencapai £150 juta.
Striker asal Swedia itu dikabarkan bersikeras tidak ingin lagi bermain untuk Newcastle dan sudah kembali ke Real Sociedad, klub lamanya, untuk membangun kebugaran.
Isak tampil impresif musim lalu dengan mencetak 27 gol dalam 42 pertandingan di semua kompetisi.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Salah Menutup Skor, Tapi Malam Tadi Milik Federico Chiesa di Anfield
-
Arne Slot Ungkap Nasib Federico Chiesa usai Jadi Pahlawan Kemenangan Liverpool
-
Air Mata Mohamed Salah Pecah Saat Anfield Mengenang Diogo Jota
-
Rating Pemain Liverpool vs Bournemouth: Ekitike dan Chiesa Terbaik, Endo Terburuk
-
Drama Anfield! Federico Chiesa Buktikan Slot Tak Salah Pertahankan Dirinya
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat