Suara.com - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, tidak bisa menyembunyikan kekagumannya terhadap penampilan perdana Tijjani Reijnders di Premier League. Gelandang keturunan Maluku itu langsung tampil menonjol saat The Citizens menghancurkan Wolverhampton Wanderers di Molineux.
Reijnders mencetak satu gol dan memberikan satu assist pada laga debutnya, sebuah pencapaian langka yang sebelumnya hanya pernah ditorehkan Sergio Aguero bersama City. Performanya membuat Guardiola angkat topi.
"Sangat bagus. Dia orang yang menyenangkan dan memberi dampak sejak hari pertama. Dengan kecepatannya, dia bisa membantu di lini tengah bertahan. Dia juga mampu masuk ke ruang-ruang yang sering tercipta dari pergerakan lawan," kata Guardiola, dikutip dari BBC.
Eks pelatih Barcelona itu juga menilai kualitas Reijnders sudah terbukti sejak memperkuat AC Milan dan Timnas Belanda. Menurutnya, gelandang berusia 27 tahun itu merupakan perekrutan besar bagi City dalam jangka panjang.
"Saat di Milan dia sudah tampil luar biasa, begitu pula bersama tim nasional. Kami tahu dia adalah rekrutan top untuk masa depan City," lanjut Guardiola.
Reijnders sendiri lahir di Belanda, tetapi memiliki darah Maluku dari garis keluarga. Fakta itu membuat namanya semakin menarik perhatian publik Indonesia, apalagi kini ia tampil gemilang di salah satu klub terbaik dunia.
Dengan performa impresif di laga debut, Guardiola menilai Reijnders bisa menjadi pemain penting dalam misi besar Manchester City mempertahankan dominasi mereka di Premier League.
Berita Terkait
-
Phil Foden Parkir Mobil Rp 8 Miliar dengan Asal-Asalan di Supermarket, Banjir Hujatan
-
2 Pemain Keturunan Indonesia Debut Manis di Premier League
-
Ketua WASI Tri Tito Karnavian Pimpin Upacara Bawah Laut, Peringati HUT ke-80 Kemerdekaan RI
-
Gol Lawan Wolves, Rayan Cherki Buktikan Layak Jadi Penerus Mahrez di Man City
-
Pemain Keturunan Indonesia Cetak Gol di Premier League: Awal yang Luar Biasa
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat