Suara.com - Seharusnya ini menjadi malam perayaan. Momen debut Sandy Walsh bersama raksasa Thailand, Buriram United.
Tapi, semua berubah menjadi medan perang digital saat satu insiden di lapangan sukses membuat para suporter dari negara tetangga, Malaysia, kepanasan hingga meledak di media sosial.
Panggungnya adalah laga bergengsi ASEAN Club Championship 2025 pada Rabu (20/8/2025).
Di kandang sendiri, Stadion Chang Arena, Sandy Walsh langsung diberi kepercayaan untuk tampil sebagai starter melawan wakil Malaysia, Selangor FC.
Namun, bukan performa apiknya yang menjadi buah bibir, melainkan satu momen panas saat adu fisik tak terhindarkan.
Dalam sebuah tayangan ulang, bek Timnas Indonesia itu terlihat terlibat kontak fisik dengan pemain Selangor FC, Kevin Deeromram.
Siku kanan Walsh dituding telah mengenai wajah Deeromram. Anehnya, wasit yang memimpin laga seolah tak melihatnya sebagai pelanggaran.
Wasit diam. VAR bungkam. Inilah yang menyulut api amarah.
Para penggemar sepak bola Malaysia tak terima.
Mereka merasa timnya dirugikan dan Sandy Walsh seharusnya langsung diusir keluar lapangan dengan kartu merah.
Baca Juga: Detik-Detik Sikutan Brutal Sandy Walsh Bikin Pemain Selangor FC Terkapar
Gelombang protes dan kemarahan pun membanjiri linimasa, menuding adanya perlakuan istimewa.
Puncaknya, media lokal Malaysia, Makan Bola, sampai turun tangan.
Mereka tidak hanya melaporkan, tetapi juga mengutip langsung buku peraturan IFAB untuk menegaskan betapa fatalnya pelanggaran yang lolos dari pengamatan wasit tersebut.
"Insiden itu tidak disadari oleh petugas VAR asal China, Jinyuan Jin, dan asisten VAR dari Korea Selatan, Lee Seul-gi," tulis media tersebut dengan nada tajam.
"Pemain yang kedapatan menyikut pemain lain dapat dikenai kartu merah oleh wasit sesuai dengan buku peraturan IFAB. Pelanggaran ini tergolong pelanggaran serius."
Di balik semua drama itu, pertandingan sendiri berakhir dengan skor imbang 1-1 yang dramatis.
Selangor FC nyaris membawa pulang kemenangan setelah unggul lebih dulu lewat gol Chrigor di menit ke-38.
Namun, mimpi mereka buyar saat Peter Zulj mencetak gol penyeimbang untuk Buriram United di detik-detik akhir, tepatnya pada menit 90+6.
Sandy Walsh sendiri bermain selama 63 menit sebelum digantikan oleh bek senior Thailand, Theerathon Bunmathan.
Terlepas dari kontroversi panas ini, debut Walsh menjadi kabar baik bagi Timnas Indonesia.
Ia menyusul Shayne Pattynama yang sudah lebih dulu mencatatkan penampilan perdananya bersama jawara Liga Thailand itu.
Kini, total ada empat pilar skuad Garuda yang merumput di Negeri Gajah Putih.
Selain duo Buriram United, ada nama Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan yang sudah lebih dulu menjajal kerasnya kompetisi di sana.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
Pilihan
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
Terkini
-
Klasemen Terbaru Liga Inggris Usai Manchester City Gebuk Newcastle: The Citizens Pepet Arsenal
-
Maarten Paes Blak-blakan Usai Debut di Ajax: Banyak Salah, Tapi Saya Siap Bangkit!
-
Rapor Debut Maarten Paes: 7 Penyelamatan, 2 Kali Kebobolan, Ajax Gagal Menang
-
Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
-
Cara Unik Igor Tudor Jelang Derby London Melawan Arsenal, Ajak Pemain Spurs Makan Malam
-
Perjalanan Spiritual Rekan Cristiano Ronaldo Menjadi Mualaf di Bulan Ramadan 2026
-
Juventus Alami 3 Kekalahan, Spalletti: Menang Lawan Como Jadi Harga Mati!
-
Cerita Zainab Pemain Keturunan Jalani Puasa di Inggris: Melawan Semua Godaan Hawa Nafsu
-
Massimiliano Allegri Dipuji Setinggi Langit Eks Juventus: Tak Pernah Ngeluh, Pelatih Terbaik
-
Bisa Ditiru! Ini Cara Beckham Putra Jaga Kondisi di Bulan Ramadan