- Calvin Verdonk segera bergabung klub Prancis Lille
- Di sana, ia akan bersaing dengan Romain Perraud untuk posisi bek kiri
- Nilai pasar Romain Perraud masih tinggi daripada Calvin Verdonk
Suara.com - Saga transfer bek andalan Timnas Indonesia, Calvin Verdonk ke klub top Prancis, LOSC Lille kini memasuki babak akhir.
Setelah rumor yang beredar, kepindahan ini dikabarkan telah mencapai kata sepakat dan tinggal menunggu pengumuman resmi.
Kabar ini pertama kali mencuat melalui laporan ESPN, yang menyebutkan bahwa Lille telah mengajukan tawaran konkret untuk bek kiri tersebut.
"NEC Nijmegen kemungkinan akan melepas Calvin Verdonk ke LOSC Lille pada penutupan bursa transfer 2025," tulis laporan ESPN, Rabu (27/8/2025).
Kini, kepastian transfer tersebut diperkuat oleh pakar transfer ternama, Fabrizio Romano.
Dalam laporannya, Romano menyebutkan bahwa Verdonk akan melakoni laga perpisahannya bersama NEC Nijmegen saat melawan Fortuna Sittard pada hari Minggu (31/8/2025) pukul 12.15 waktu setempat.
Segera setelah pertandingan tersebut, ia dijadwalkan terbang ke Prancis untuk menjalani tes medis sebelum diresmikan sebagai rekrutan baru Lille.
Namun, perjuangan Verdonk sesungguhnya baru akan dimulai setibanya di Prancis.
Posisi bek kiri utama Lille tidak akan didapat dengan mudah, karena ia harus bersaing langsung dengan rekrutan baru lainnya yang tak kalah mentereng, Romain Perraud.
Baca Juga: Calvin Verdonk Pindah ke Lille, Media Belanda: Pukulan Telak Buat NEC Nijmegen
Perraud yang berusia 27 tahun, didatangkan Lille untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Gabriel Gudmundsson yang hijrah ke Leeds United.
Ia bukanlah lawan sembarangan. Perraud adalah bek kiri modern dengan profil yang sangat ofensif dan enerjik.
Ia dikenal memiliki daya jelajah tinggi dan tidak ragu untuk membantu serangan.
Keunggulan utamanya terletak pada kemampuan menyerangnya yang komplet.
Romain Perraud memiliki tendangan kaki kiri yang sangat keras dan akurat, serta kemampuan mengirim umpan silang matang yang berbahaya ke dalam kotak penalti.
Pengalamannya pun sangat teruji, setelah sebelumnya pernah merumput di kompetisi elite seperti Premier League bersama Southampton dan La Liga Spanyol bersama Real Betis.
Berita Terkait
-
Profil Lille, Calon Klub Calvin Verdonk Kasta Tertinggi Liga Prancis
-
Ucapan Selamat Tinggal Calvin Verdonk Jadi Bencana Besar, Media Internasional Ikut Bicara
-
3 Dampak Positif jika Calvin Verdonk Resmi Gabung Lille
-
Terungkap Alasan Lille Ngotot Datangkan Calvin Verdonk
-
Belum 1 Detik Calvin Verdonk Main, Lille Mendadak Berubah Jadi Klub Pembantai di Liga Prancis
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Nenek Lahir di Jakarta, Eks Anak Asuh Giovanni van Bronckhorst Siap Bela Timnas Indonesia
-
Pertandingan Tanpa Penonton, Bojan Hodak Sebut Jadi Keuntungan Bagi Dewa United
-
Link Live Streaming Arema FC vs Persis Solo: Duel Sesama Tim Bermodal Positif
-
Mantab! Beckham Putra Resmi Jadi Sarjana di Tengah Kesibukannya Sebagai Pemain Persib
-
Persebaya Dipecundangi Madura United, Bernardo Tavares Semprot Wasit dan VAR
-
Statistik Jay Idzes Bikin Kagum, Bawa Sassuolo Hajar Como 1907
-
Menuju Rekor Baru di Persib Bandung, Bojan Hodak Selangkah Lagi Lampaui Indra Thohir
-
Patrick Kluivert Tak Main di Clash of Legends 2026, Takut Tekanan Suporter GBK?
-
Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!
-
Kali Kedua ke Tanah Air, Aaron Ramsey Takjub dengan Gairah Sepak Bola Indonesia