- Performa Nadeo Argawinata bersama Borneo FC Samarinda di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.
- Patrick Kluivert harus segera menemukan solusi jangka pendek untuk menjaga kedalaman dan kualitas penjaga gawang.
- Pihak Cremonese berencana segera melakukan tes medis lanjutan.
Suara.com - Timnas Indonesia harus menelan pil pahit terkait ketersediaan penjaga gawang andalan jelang dua laga penting Kualifikasi Piala Dunia 2026 di bulan Oktober.
Kekuatan lini pertahanan Garuda terancam keropos menyusul kabar cedera yang menimpa Emil Audero, kiper naturalisasi yang bermain di Serie A.
Emil Audero mengalami masalah cedera otot betis ketika sedang menjalani sesi pemanasan sebelum pertandingan klubnya, Cremonese, menghadapi Como.
Kiper berusia 28 tahun itu seharusnya turun sebagai starter untuk Cremonese dalam ajang Serie A tersebut.
Namun, Marco Silvestri akhirnya menggantikan posisi Emil Audero karena insiden yang terjadi beberapa saat menjelang kick-off laga itu.
Ketidakpastian Kondisi Kiper Utama
Hingga saat ini, belum ada hasil pasti yang menentukan seberapa parah cedera yang diderita oleh Emil Audero.
Pihak Cremonese berencana segera melakukan tes medis lanjutan untuk menilai secara rinci kondisi kesehatan kiper Timnas Indonesia tersebut.
Ketidakjelasan ini jelas menimbulkan keraguan besar mengenai partisipasi Emil Audero dalam skuad Garuda pada bulan Oktober.
Baca Juga: Pelatih Irak Khawatir Pemainnya Kelebihan Berat Badan Jelang Lawan Timnas Indonesia
Kecemasan utama terletak pada dua pertandingan krusial Timnas Indonesia dalam Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, yakni saat menantang Arab Saudi dan Irak.
Ironisnya, pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, dipaksa memutar otak lebih keras lagi dalam memilih kiper.
Tantangan Cedera Ganda dan Opsi Kiper Naturalisasi
Pasalnya, kiper naturalisasi utama lainnya, Maarten Paes, masih harus berjuang pulih dari cedera hamstring yang menimpanya di klub Major League Soccer, FC Dallas.
Maarten Paes tercatat telah absen dalam enam pertandingan MLS, dan pemulihan kondisinya dilaporkan belum mencapai status 100% prima.
Absennya Emil Audero dan kondisi Maarten Paes yang belum ideal menunjukkan bahwa Timnas Indonesia berpotensi besar kehilangan dua pilar penjaga gawang naturalisasi terbaiknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Calvin Verdonk Akui Dony Tri Pamungkas Layak Merumput di Eropa
-
Dony Tri Pamungkas, Rizky Ridho, dan Beckham Putra Bikin John Herdman Geleng-geleng
-
Maarten Paes Bikin Media Belanda Heran dengan Lonjakan Kariernya di Ajax dan Timnas Indonesia
-
Kevin Diks Jadi Sasaran Kritik Imbas Beri Penalti ke Bulgaria di FIFA Series 2026
-
Calvin Verdonk Harap Dony Tri Pamungkas Bisa Berkarier di Eropa
-
3 Pemain Timnas Indonesia Tak Dapat Menit Bermain dari John Herdman di FIFA Series 2026
-
Bedah Statistik Laga Perdana Pelatih Timnas Indonesia: John Herdman Lewati Rekor STY dan PK
-
Eksperimen Berani John Herdman! Beri Panggung 8 Pemain Super League Indonesia Lawan Bulgaria
-
Alasan Jay Idzes Tetap Bahagia meski Timnas Indonesia Dibungkam Bulgaria
-
Jay Idzes Bicara Bibit Harapan di Tengah Kekalahan Timnas Indonesia