- Joey Barton bikin kontroversi pada 30 September 2006 dengan menurunkan celana ke arah fans Everton usai laga Manchester City di Goodison Park.
Suara.com - 30 September 2006 menjadi salah satu momen paling kontroversial dalam sejarah Premier League.
Saat itu, gelandang Manchester City, Joey Barton, mencuri perhatian bukan karena kualitas permainannya, melainkan ulah di luar nalar.
Bermain di Goodison Park melawan Everton, Manchester City selamat dari kekalahan lewat gol dramatis Micah Richards di menit ke-94.
Skor 1-1 seharusnya cukup jadi kabar baik untuk The Citizens.
Namun, semua sorotan justru beralih kepada Barton.
Setelah peluit akhir, Barton mendatangi tribune fans tuan rumah dan dengan sengaja menurunkan celananya, memperlihatkan bagian belakang tubuhnya ke arah suporter Everton.
Aksi itu sontak menuai kecaman, meski pada akhirnya FA hanya menjatuhkan denda ringan sebesar £2.000.
Rekam Jejak Kontroversi Barton
Barton memang bukan sosok asing dalam daftar hitam pemain bermasalah Inggris.
Baca Juga: Pemain Keturunan Potensi Susul Tijjani ke Man City, Bisa Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi
Sejak awal kariernya di City, ia sudah menimbulkan banyak masalah.
Pada pesta Natal klub tahun 2004, Barton pernah menusukkan cerutu menyala ke mata rekan setimnya, Jamie Tandy.
Insiden itu membuatnya didenda klub hingga £60.000—jumlah terbesar dalam sejarah City kala itu.
Tak berhenti di situ, setahun berselang, Barton kembali berulah dalam tur pramusim di Thailand.
Ia terlibat keributan dengan seorang remaja berusia 15 tahun yang diketahui fans Everton.
Barton sampai harus ditarik paksa oleh kapten Richard Dunne agar tidak terus menyerang bocah tersebut.
Manajer Stuart Pearce kemudian mewajibkan Barton ikut kelas pengendalian emosi dan memberinya denda £120.000.
Puncak Masalah: Masuk Penjara
Meski sudah berulang kali dihukum, Barton seolah tak belajar.
Pada Desember 2007, ia kembali membuat heboh ketika terekam CCTV terlibat perkelahian di jalanan Liverpool.
Barton memukul seorang remaja 16 tahun hingga giginya patah, lalu menghajar seorang pria dewasa lebih dari 20 kali.
Kasus itu membawanya ke meja hijau dan berakhir dengan hukuman penjara enam bulan.
Barton hanya menjalani dua bulan di balik jeruji sebelum dibebaskan, namun reputasinya sudah terlanjur hancur.
Setelah meninggalkan Manchester City, ia bermain untuk Newcastle United yang saat itu bermain di Championship, kasta kedua Liga Inggris.
Joey Barton mengakhiri karier profesionalnya di Burnley pada 2017. Ia sempat berkarier sebagai pelatih di dua klub, Fleetwood Town dan Briston Rovers.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Pemain Keturunan Potensi Susul Tijjani ke Man City, Bisa Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi
-
Pep Guardiola Sanjung Performa Jeremy Doku Saat Manchester City Hancurkan Burnley 5-1
-
Manchester City Menang 5-1 Atas Burnley, Haaland Bersinar dan Esteve Jadi Pesakitan
-
Gol Foden dan Savinho Antar Manchester City ke Babak Keempat Carabao Cup Musim 2025/26
-
Kata-kata Pep Guardiola Bandingkan Abdukodir Khusanov dengan Kyle Walker di Manchester City
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat