-
Mathew Baker resmi Kontrak Profesional dengan Melbourne City FC selama tiga tahun.
-
Pemain Timnas Indonesia U-17 ini lolos ke Piala Dunia U-17 2025 di Qatar.
-
Kontrak Baker adalah hasil dari program pengembangan pemain Melbourne City FC yang sukses.
Suara.com - Perkembangan karir pesepakbola muda sekaligus pemain keturunan Batak bermarga Sitorus Mathew Baker telah mencapai babak baru yang signifikan.
Bek andalan Timnas Indonesia U-17 ini secara resmi telah menandatangani Kontrak Profesional perdananya.
Klub raksasa asal Australia, Melbourne City FC, adalah pihak yang memberikan kepercayaan jangka panjang ini kepada Baker.
Penandatanganan kontrak ini menjadi bukti nyata atas kerja keras dan potensi besar yang dimiliki oleh pemain tersebut.
Baker, yang memiliki garis keturunan Indonesia dan Australia, telah mengamankan masa depannya di dunia sepak bola profesional.
Kontrak Jangka Panjang dan Player Development Pathway
Detail Kontrak Profesional yang disepakati oleh Mathew Baker mencakup durasi selama tiga tahun ke depan.
Kesepakatan dengan Melbourne City FC ini juga menyertakan opsi perpanjangan selama dua musim tambahan, menunjukkan rencana jangka panjang klub.
Melbourne City FC sangat antusias mengumumkan pencapaian ini melalui saluran resmi mereka.
Baca Juga: Nova Arianto Tiba-Tiba Pamit, Ada Apa?
"Melbourne City FC dengan bangga mengumumkan bek muda berbakat Mathew Baker telah menandatangani kontrak profesional pertamanya," demikian pernyataan dari klub.
Pencapaian Mathew Baker ini menjadikannya pemain kelima yang berhasil menembus tim utama melalui Player Development Pathway.
Program pengembangan pemain ini menunjukkan komitmen Melbourne City FC dalam membina talenta muda dari akademi mereka.
Baker memulai perjalanannya di klub melalui program sekolah City Football sebelum resmi bergabung dengan Akademi pada tahun 2021.
Sejak saat itu, perkembangan sang bek serba bisa di Akademi klub berlangsung sangat pesat dan konsisten.
Pemain yang baru berusia 16 tahun ini telah mencicipi debut seniornya dua bulan lalu.
Debutnya bersama Melbourne City FC terjadi saat ia bermain penuh dalam putaran 32 besar Piala Australia melawan APIA Leichhardt.
Peran Kunci di Timnas Indonesia U-17 dan Prospek Masa Depan
Di level tim nasional, Mathew Baker merupakan salah satu pilar penting bagi skuad Garuda Muda.
Ia telah menjadi andalan bagi Timnas Indonesia U-17 dalam dua tahun terakhir.
Kontribusi terbarunya yang paling menonjol adalah membantu tim asuhan Nova Arianto lolos ke Piala Dunia U-17 2025.
Keberhasilan lolos ke turnamen akbar di Qatar menunjukkan kualitas dan pengalaman internasional yang dimiliki oleh Baker.
Penandatanganan Kontrak Profesional ini adalah momen emosional bagi sang pemain muda.
Mathew Baker menyampaikan perasaannya terkait pencapaian besar ini.
"Menandatangani kontrak profesional pertama saya adalah momen yang sangat membanggakan bagi saya dan keluarga," ujar Baker.
Ia merasakan pertumbuhan yang luar biasa selama di Akademi Melbourne City FC.
Baker juga menyatakan kegembiraannya untuk segera menghadapi tantangan baru di lingkungan tim utama guna melanjutkan proses perkembangannya.
Komitmen untuk membalas kepercayaan klub terlihat jelas dalam pernyataannya.
"Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang telah membantu saya mencapai titik ini, dan saya akan bekerja sekeras mungkin untuk membalas kepercayaan yang telah diberikan Melbourne City kepada saya," tambahnya.
Langkah ini menunjukkan bahwa Mathew Baker kini siap bersaing dan membuktikan dirinya di level sepak bola tertinggi.
Dengan dukungan Melbourne City FC, ia memiliki jalur yang jelas untuk mengembangkan karir setelah memastikan slot di Piala Dunia U-17 2025.
Perkembangan ini patut menjadi sorotan bagi penggemar Timnas Indonesia U-17 di seluruh dunia.
Kontrak baru ini adalah langkah awal dari karir profesional yang panjang bagi Mathew Baker di Melbourne City FC.
Baker diharapkan menjadi inspirasi bagi banyak pemain muda Indonesia lainnya.
Perjalanan Baker di Melbourne City FC akan terus dipantau, terutama menjelang Piala Dunia U-17 2025.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat