- Thom Haye menulis pesan emosional setelah Indonesia gagal ke Piala Dunia 2026.
- Gelandang Persib itu menegaskan perjuangan Timnas belum berakhir.
- Ia menyerahkan mimpi besar itu kepada generasi penerus Garuda.
Suara.com - Gelandang andalan Timnas Indonesia, Thom Haye, menyampaikan pesan penuh emosi setelah skuad Garuda dipastikan gagal melaju ke putaran final Piala Dunia 2026.
Dua kekalahan beruntun dari Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1) di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia membuat langkah Indonesia terhenti.
Kekalahan tersebut menempatkan tim pengasuhan Patrick Kluivert di posisi juru kunci Grup B tanpa satu pun poin.
Sementara dua posisi teratas yang memberi tiket otomatis dan play-off menjadi milik Arab Saudi dan Irak.
Meski kecewa berat, Thom Haye mencoba tetap tegar. Ia menegaskan bahwa perjuangan panjang Timnas Indonesia belum berakhir, dan masa depan masih menyimpan banyak harapan.
"Sulit sekali menemukan kata yang tepat untuk momen ini. Kita berjuang keras mengejar impian mencapai Piala Dunia. Ini bukan waktu kami dan rasanya sakit. Mungkin akan lama," kata Thom Haye dilansir dari Instagram pribadinya, @thomhaye.
Meski gagal, pencapaian Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 tetap bersejarah.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, skuad Garuda berhasil menembus ronde keempat, sebuah pencapaian yang belum pernah diraih oleh negara Asia Tenggara lainnya.
Timnas Indonesia bahkan melampaui Thailand dan Vietnam yang mentok di babak ketiga.
Baca Juga: Shin Tae-yong Ngamuk Difitnah Kasar ke Pemain Ulsan HD hingga Dipecat: Becanda!
Namun kekalahan dari Irak dan Arab Saudi tetap menyisakan luka mendalam bagi Haye.
Di usia yang sudah menginjak 30 tahun, mimpi Thom Haye tampil di Piala Dunia sepertinya bakal sulit terwujud.
Pada Piala Dunia 2030, Thom sudah berusia 34 tahun. Timnas Indonesia pun belum tentu memiliki skuad yang mampu bersaing untuk memperebutkan tiket ke ajang prestisius itu.
Karenanya, Thom Haye, yang merasa begitu kecewa dengan kegagalan Garuda ke Piala Dunia 2026, menyerahkan mimpi besar itu ke generasi baru Timnas Indonesia.
“Namun di balik rasa sakit itu, ada kebanggaan. Kebanggaan untuk bangsa yang berani bermimpi, yang berdiri teguh melawan segala rintangan, dan mencapai hal-hal yang dulu dianggap mustahil,” ujar pemain berusia 30 tahun itu.
Usai melawan laga Irak, kamera televisi sempat menyorot momen menyentuh ketika Thom Haye tak kuasa menahan air mata di tengah lapangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Persib Bandung di Puncak, Federico Barba Tekankan Pentingnya Jaga Momentum
-
Persija Jakarta Kembali Menang, Allano Lima Makin Percaya Diri Hadapi Sisa Musim
-
Siap Tikung Persib, Borneo FC Nyatakan 7 Laga Sisa sebagai Partai Final
-
Vincent Kompany Salut Ada Pelatih Perempuan di Bundesliga, Pertama dalam Sejarah
-
Manuel Neuer Masih Bingung, Perpanjang Kontrak atau Gantung Sepatu
-
Kalah Agregat, Alvaro Arbeloa Tegaskan Tak Butuh Keajaiban Hadapi Bayern Munich
-
Alasan Pribadi, Javier Mascherano Mundur dari Kursi Pelatih Inter Miami
-
Cedera di Laga Liverpool vs PSG, Hugo Ekitike Terancam Absen Panjang
-
Hasil Liga Champions: Barcelona Tersingkir Meski Menang dari Atletico Madrid
-
Hasil Liga Champions: PSG Hancurkan Liverpool dengan Agregat 4-0