- 28 negara sudah lolos ke Piala Dunia 2026.
- Inggris jadi wakil Eropa pertama yang memastikan tiket.
- Gelaran 2026 akan diikuti 48 negara dari enam konfederasi.
Suara.com - Sebanyak 28 negara kini sudah memastikan diri tampil di Piala Dunia 2026 usai berakhirnya agenda FIFA Match Day periode Oktober 2025.
Dari hasil pertandingan internasional tersebut, muncul 10 negara yang lolos terbaru untuk melengkapi daftar peserta Kualifikasi Piala Dunia tahun depan.
FIFA mencatat, 10 tim nasional yang baru saja memastikan tiket Piala Dunia 2026 adalah Mesir, Aljazair, Ghana, Tanjung Verde, Afrika Selatan, Pantai Gading, Senegal, Arab Saudi, Qatar, dan Inggris.
Ketujuh negara dari Afrika, yaitu Mesir, Aljazair, Ghana, Tanjung Verde, Afrika Selatan, Pantai Gading, dan Senegal, sukses memuncaki klasemen grup masing-masing di babak awal Kualifikasi Piala Dunia zona CAF.
Sementara itu, dari zona Asia, negara yang lolos seperti Arab Saudi dan Qatar tampil dominan hingga menempati puncak klasemen Grup B dan A.
Khusus dari benua Eropa, Inggris menjadi negara pertama yang mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah unggul 18 poin dari enam pertandingan di Grup K.
Raihan tersebut memastikan Inggris tidak mungkin lagi tersalip oleh pesaingnya di Kualifikasi Piala Dunia zona UEFA.
Sepuluh negara yang lolos terbaru itu bergabung dengan 18 negara lain yang lebih dulu mengamankan posisi di Piala Dunia 2026.
Dari zona tuan rumah, Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko sudah otomatis mendapatkan tempat di turnamen bergengsi tersebut.
Baca Juga: Alasan Masuk Akal Legenda AC Milan Jon Dahl Tomasson Jadi Pesakitan di Swedia
Untuk wakil Asia, tercatat delapan tim telah memastikan diri yaitu Jepang, Australia, Iran, Uzbekistan, Korea Selatan, Yordania, Arab Saudi, dan Qatar.
Keberhasilan Uzbekistan dan Yordania menjadi catatan penting karena keduanya akan melakukan debut pertama di Piala Dunia 2026.
Dari kawasan Amerika Selatan atau Conmebol, enam negara yang lolos yakni Argentina, Brasil, Ekuador, Kolombia, Uruguay, dan Paraguay.
Keenam tim itu konsisten tampil di ajang Kualifikasi Piala Dunia dengan performa yang solid sepanjang kompetisi.
Sementara dari benua Afrika, tambahan peserta seperti Maroko, Tunisia, dan Mesir melengkapi dominasi negara-negara benua hitam di Piala Dunia 2026.
Maroko dan Tunisia sudah memastikan tiket lebih dulu sebelum FIFA Match Day Oktober berlangsung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan