- Gasperini tetap optimistis meski Roma kalah 0-1 dari Inter Milan
- Pelatih berusia 67 tahun itu memuji kinerja lini pertahanan Roma
- Gasperini menunjukkan respek kepada pelatih Inter, Cristian Chivu
Suara.com - Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, menegaskan bahwa kekalahan tipis 0-1 dari Inter Milan tidak akan menggoyahkan semangat timnya.
Bahkan, menurutnya, hasil tersebut justru bisa menambah keyakinan skuad Giallorossi untuk bersaing di papan atas Serie A musim ini.
Roma harus menyerah lewat gol cepat Ange-Yoan Bonny di menit keenam, yang sukses memanfaatkan umpan Nicolo Barella dan menaklukkan kiper Mile Svilar di tiang dekat.
Meski menguasai permainan di babak kedua, Roma gagal mencetak gol balasan.
“Kami membuat kesalahan di awal ketika mencoba jebakan offside. Itu bukan situasi berbahaya, tapi kami kurang kompak. Hal seperti ini bisa terjadi setelah jeda internasional, karena pemain terbiasa dengan instruksi berbeda di timnas,” ujar Gasperini kepada Sky Sport Italia.
Meski kecewa dengan hasil, Gasperini justru menilai performa timnya cukup menjanjikan.
“Terlepas dari kekalahan, saya puas dengan performa para pemain. Kami berusaha keras mengejar gol penyeimbang melawan tim kuat seperti Inter. Ada beberapa kekalahan yang justru memberi keyakinan lebih bahwa kami berada di jalur yang benar,” tambahnya.
Pelatih berusia 67 tahun itu juga memuji lini pertahanan Roma yang tampil solid meski harus melakukan beberapa perubahan.
Absennya Angelino karena bronkitis membuat Gasperini merombak susunan bek, dengan Mario Hermoso dan Evan N’Dicka berganti peran, serta Zeki Celik bermain lebih ofensif.
Baca Juga: Cristian Chivu Beberkan Strategi Jitu Inter Milan Benamkan AS Roma di Olimpico
“Secara keseluruhan pertahanan bermain baik. Wesley dan Celik tampil luar biasa di sisi sayap, memberi tekanan konsisten. Gol yang terjadi sama sekali bukan karena kesalahan individu di belakang,” tegasnya.
Usai laga, Gasperini juga terlihat berpelukan hangat dengan pelatih Inter, Cristian Chivu, yang dulu sempat menjadi anak asuhnya.
“Saya mengenal Chivu sejak dia masih di Inter. Dia orang yang sangat profesional dan sekarang membawa ide-idenya sendiri. Tidak mudah mengambil alih tim setelah era Inzaghi, tapi ia menunjukkan kerja luar biasa,” puji Gasperini.
Kekalahan ini membuat Roma gagal memanfaatkan peluang untuk memuncaki klasemen Serie A.
Dengan Napoli juga tumbang dari Torino, posisi tiga besar kini diisi Roma, Napoli, dan Inter yang sama-sama mengoleksi 15 poin.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Cristian Chivu Beberkan Strategi Jitu Inter Milan Benamkan AS Roma di Olimpico
-
5 Stadion yang Namanya Diambil dari Legenda Sepak Bola Dunia
-
Bedah Taktik Chivu Tanpa Marcus Thuram, Sanggupkah Inter Kalahkan AS Roma?
-
Hadapi AS Roma di Olimpico, Cristian Chivu: Kuncinya, Pemain Inter Harus Sabar
-
Antonio Conte Sebut Status Scott McTominay Kini Jadi Target Lawan di Serie A
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Kesal Gagal Kalahkan Persib, Pelatih Dewa United: Lawan Hanya Main Bola-bola Panjang
-
AZ Alkmaar Juara Piala KNVB, Ada Peran Mantan Pelatih Kiper Timnas Indonesia
-
Komentar Media Vietnam Usai Timnas Indonesia U-17 Gagal Total di Piala AFF U-17 2026
-
Promosi ke Premier League, Frank Lampard Ingin Coventry City Mulai Bersiap dari Sekarang
-
Persija Jakarta Merasa Diuntungkan Hadapi PSIM Yogyakarta di Bali, Kenapa?
-
Juventus Ikut Buru Kiper Cadangan Manchester City
-
24 Tahun Tanpa Gelar, Cafu Yakin Carlo Ancelotti Bawa Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Pelatih Brasil Komentari Aksi Brutal Tendangan Kungfu Fadly Alberto: Itu Masalah Serius!
-
Dapat Serangan Rasis, Ricky Kambuaya Balas dengan Sindiran Menohok
-
Buntut Tendangan Kungfu, Legenda Timnas Semprot Staf Pelatih Bhayangkara: Kamu Pelatih, Bukan Preman