-
Napoli dihancurkan PSV 2-6 di Liga Champions.
-
Conte salahkan konsentrasi, Di Lorenzo kecewa berat.
-
Kartu merah Lucca dan statistik rapuh jadi bukti.
Suara.com - Sang juara bertahan Liga Italia Serie A, Napoli, mengalami hasil yang sangat menyakitkan setelah dihancurkan dengan skor telak 2-6 oleh tim tuan rumah, PSV Eindhoven, dalam laga lanjutan Liga Champions UEFA musim 2025/2026.
Pertandingan dramatis itu berlangsung di Stadion PSV, Eindhoven, pada Rabu dini hari WIB, menyisakan kekecewaan mendalam bagi skuad Partenopei.
Kekalahan memalukan ini langsung disambut reaksi keras dari kapten tim dan bek kanan andalan Napoli, Giovanni Di Lorenzo.
"Kami merasa kecewa, kesal, dan terpuruk. Suporter kami tidak pantas mendapatkan kekalahan seperti ini," tegas Di Lorenzo, seperti yang dikutip dari laman resmi Napoli di Jakarta, Rabu.
Di Lorenzo mengakui bahwa performa timnya malam itu sangat tidak memuaskan dan cenderung rapuh.
Situasi tersebut dieksploitasi dengan sempurna oleh PSV yang tampil dominan dan melancarkan gempuran tanpa henti ke lini pertahanan tim tamu.
Napoli, yang menyandang status bergengsi sebagai juara bertahan Serie A musim 2025/2025, tak mampu berbuat banyak dan hampir tak berkutik sepanjang 90 menit pertandingan.
Kampiun Liga Belanda musim 2024/2025, PSV, mendominasi penguasaan bola hingga mencapai 56 persen, menunjukkan kontrol penuh mereka di lapangan.
Data statistik menunjukkan betapa timpangnya kekuatan kedua tim dalam menyerang.
Baca Juga: Drama Enam Gol Liga Champions, Hat-trick Magis Fermin Lopez Hancurkan Olympiacos 6-1
PSV melepaskan 19 tembakan ke arah gawang Napoli, dengan delapan di antaranya tercatat sebagai tembakan tepat sasaran yang mengancam.
Sebaliknya, Napoli hanya mampu memproduksi 10 tembakan, di mana hanya dua tembakan yang berhasil menemui target gawang lawan.
Aksi ceroboh para pemain Napoli juga terekam, ditandai dengan kartu merah yang diterima oleh Lorenzo Lucca pada menit ke-76, saat tim sangat membutuhkan momentum untuk mengejar ketertinggalan.
Giovanni Di Lorenzo menekankan pentingnya evaluasi segera untuk menemukan akar permasalahan tim.
"Kami wajib menganalisis dan memahami apa yang salah. Kami mesti segera bangkit karena kami bakal menghadapi laga-laga selanjutnya, di mana kami harus memberikan yang terbaik," tutur Di Lorenzo.
Pelatih kepala Napoli, Antonio Conte, tidak bisa menyembunyikan kekecewaan yang dirasakannya usai timnya ditaklukkan secara telak oleh PSV.
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
Terkini
-
Teja Paku Alam Terabaikan Timnas Indonesia, Bukti Kokohnya Lini Belakang Persib?
-
Hasil Super League: Persib Bantai Persik 3-0, Thom Haye Cetak Gol!
-
John Herdman Realistis Soal Pemanggilan Pemain? Ini Analisa Pengamat
-
Jadwal Latihan Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026
-
Ada yang Kalah Saing, 4 Pemain Keturunan Era STY yang Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia
-
PSSI Miris Lihat Serangan Rasisme ke Mikael Tata dan Kakang Rudianto yang Mencoreng Fair Play Liga 1
-
Marc Klok Ungkap Pentingnya FIFA Series 2026 untuk Timnas Indonesia
-
Takut Pulang ke Tanah Air, 5 Pemain Timnas Putri Iran Dikabarkan Cari Suaka di Australia
-
3 Faktor yang Bikin Elkan Baggott Rawan Jadi Titik Lemah Timnas Indonesia
-
PSSI Tegaskan Larangan Away Suporter Bisa Berlanjut Selamanya Jika Kerusuhan dan Perusakan Fasilitas