- Meski sempat dilanda badai cedera di awal musim, PSG asuhan Luis Enrique tetap mampu menjaga konsistensi luar biasa.
- Pada akhir pekan lalu, PSG kembali menunjukkan mental juara setelah menang 1-0 atas Nice berkat gol dramatis Goncalo Ramos di menit ke-94.
- Sebelumnya di ajang Eropa, PSG menunjukkan dominasi mutlak dengan kemenangan telak 7-2 atas Bayer Leverkusen di Jerman.
Suara.com - Dua kekuatan terbesar di sepak bola Eropa akan saling berhadapan pada Selasa (4/11/2025) malam waktu setempat ketika Paris Saint-Germain (PSG) menjamu Bayern Munich di Parc des Princes.
Kedua tim sama-sama mencatatkan rekor sempurna di fase awal Liga Champions 2025/2026, menjadikan laga ini sebagai ajang pembuktian siapa yang benar-benar terbaik di Eropa saat ini.
PSG: Pemuncak Klasemen dengan Tekanan Tinggi
Meski sempat dilanda badai cedera di awal musim, PSG asuhan Luis Enrique tetap mampu menjaga konsistensi luar biasa.
Absennya sejumlah pemain seperti Desire Doue, Ousmane Dembele, Vitinha, dan Khvicha Kvaratskhelia sempat mengganggu ritme tim, namun Les Parisiens berhasil melewati masa sulit dengan soliditas tinggi.
Pada akhir pekan lalu, PSG kembali menunjukkan mental juara setelah menang 1-0 atas Nice berkat gol dramatis Goncalo Ramos di menit ke-94.
Kemenangan tersebut menjaga posisi mereka di puncak klasemen Ligue 1 dan Liga Champions dengan catatan sempurna, tiga kemenangan dari tiga laga.
Sebelumnya di ajang Eropa, PSG menunjukkan dominasi mutlak dengan kemenangan telak 7-2 atas Bayer Leverkusen di Jerman.
Performa luar biasa itu mempertegas posisi PSG sebagai tim paling produktif di kompetisi ini sejauh musim berjalan.
Baca Juga: Arteta Cemas Cedera Otot Viktor Gyokeres Jelang Hadapi Slavia Praha
Selain itu, dari semua laga kandang musim ini, PSG hanya gagal menang sekali, hasil imbang 3-3 melawan Strasbourg.
Dengan kekuatan lini depan yang kembali komplet, Les Parisiens berharap dapat mempertahankan keangkeran Parc des Princes melawan lawan paling tangguh yang bisa mereka hadapi: Bayern Munich.
Bayern Munich: Sempurna di Semua Lini
Sementara itu, Bayern Munich di bawah asuhan Vincent Kompany tampil nyaris tanpa cela sepanjang musim 2025/2026.
Raksasa Jerman itu memenangkan seluruh 15 pertandingan di semua kompetisi, mencetak 54 gol hanya dalam tiga bulan pertama musim ini.
Trio maut Harry Kane, Luis Diaz, dan Michael Olise menjadi mesin gol utama Bayern, dengan dukungan lini tengah kreatif yang dikomandoi Joshua Kimmich dan Aleksandar Pavlovic.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Penain Ini Disebut Bisa Jadi Biang Kerok Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2025
-
Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari
-
Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang
-
Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko
-
Rahang Patah Tak Halangi Pemain Austria Tampil Mati-matian Jelang Lawan Argentina
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!
-
Joget Gemoy Ratu Belanda di Ruang Ganti Usai Curacao Tahan Imbang Ekuador Viral
-
Daftar Lengkap 10 Pencetak Gol Termuda Piala Dunia: Lamine Yamal Lewati Messi
-
Kurang dari 16 Jam untuk Persiapan! Iran Tercekik Aturan AS, Ghalenoei Protes Keras