- Fadly Alberto Hengga menjadi pahlawan kemenangan Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2025.
- Perjalanan karier Fadly diwarnai konsistensi dan kerja keras sejak usia muda.
- Kisah hidup Fadly menggambarkan perjuangan luar biasa dari kesederhanaan menuju kesuksesan.
Suara.com - Fadly Alberto Hengga tampil sebagai pahlawan kemenangan Timnas Indonesia U-17 di laga terakhir Grup H Piala Dunia U-17 2025.
Bermain di Aspire Zone, Doha, Qatar, Senin (10/9), pemain kelahiran Bojonegoro itu mencetak gol spektakuler dari luar kotak penalti pada menit ke-72 yang memastikan Garuda Muda menang 2-1 atas Honduras.
Gol Penentu Kemenangan
Laga berjalan ketat sejak awal. Timnas Indonesia sempat unggul lebih dulu lewat penalti Evandra pada menit ke-52 setelah Mierza dilanggar di kotak terlarang.
Namun, keunggulan itu hanya bertahan dua menit setelah Luis Suazo membalas melalui titik putih usai pelanggaran Putu Panji.
Saat pertandingan tampak akan berakhir imbang, Fadly Alberto Hengga muncul sebagai pembeda.
Sepakannya dari luar kotak penalti menghujam gawang Honduras tanpa bisa dibendung kiper lawan.
Gol tersebut mengunci kemenangan penting bagi Indonesia dan menegaskan status Fadly sebagai pemain muda potensial masa depan.
Performa Konsisten Sejak Piala Asia
Baca Juga: Zahaby Gholy Starter! Ini Susunan Pemain Timnas Indonesia U-17 vs Honduras
Nama Fadly Alberto Hengga mulai dikenal luas ketika tampil impresif di Piala Asia U-17 2025.
Masuk sebagai pemain pengganti saat melawan Afghanistan, ia mencetak gol kemenangan dramatis di menit 90+6 lewat umpan Aldyansyah Taher.
Gol itu sekaligus memastikan Garuda Muda menyapu bersih tiga kemenangan di fase grup dan melangkah ke perempat final melawan Korea Utara di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi.
“Saya belajar banyak dari Coach Nova Arianto. Semua arahan beliau saya serap betul, dan itu membuat saya yakin bisa bantu tim lolos ke Piala Dunia U-17,” ungkap Fadly seperti dikutip dari laman resmi AFC.
Perjalanan dari Rumah Sederhana
Di balik gemerlap prestasinya, kisah hidup Fadly Alberto Hengga adalah potret perjuangan luar biasa.
Ia tumbuh di rumah berukuran 4x8 meter berdinding kayu dan beralaskan tanah di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Bojonegoro, Jawa Timur.
Ia tinggal bersama sang ibu dan dua adiknya setelah orang tuanya berpisah. Sang ibu, Piani, menjadi sosok paling berpengaruh dalam hidupnya.
“Ibu selalu bawa saya ke turnamen sejak kecil. Saya merasa punya darah sepak bola sejak pertama kali memegang bola,” ujarnya.
Fadly mulai bermain serius di usia 9 tahun dan bergabung ke Timnas Indonesia U-16 saat berusia 15 tahun.
Meski hidup serba sederhana, Fadly menolak menyerah.
“Saya termotivasi karena ingin membuat keluarga bangga. Mimpi itu gratis, jadi saya akan terus berjuang sampai jadi pemain profesional,” katanya.
Dari Tanah ke Rumah Baru
Kerja keras Fadly akhirnya mengubah nasib keluarganya.
Setelah bersinar bersama Timnas U-16, ia mendapat hadiah rumah baru dari pengusaha asal Bojonegoro sekaligus pemilik Realfood, Lusianto Handoko.
Rumah itu menjadi simbol nyata dari perjuangan bocah yang dulu tinggal di lahan milik Perhutani, kini menjelma jadi harapan baru sepak bola Indonesia.
Darah Papua dan Bojonegoro
Fadly merupakan putra pasangan John Cliff Hengga asal Timika, Papua Tengah, dan Piani dari Bojonegoro.
Ia sempat tinggal di Timika sebelum akhirnya kembali ke Jawa Timur bersama ibunya.
Kini, namanya tak hanya dikenal di tanah air, tapi juga mulai mencuri perhatian di level dunia.
Dengan kemampuan menembak, dribel, dan kecepatan berlari sebagai keunggulan utama, Fadly siap menjadi tulang punggung masa depan Timnas Indonesia.
Berita Terkait
-
Zahaby Gholy Starter! Ini Susunan Pemain Timnas Indonesia U-17 vs Honduras
-
Tinggal Klik! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia U-17 vs Honduras
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia U-17 vs Honduras di Piala Dunia U-17 2025: Penentuan 32 Besar
-
Belum Habis, Timnas Indonesia Masih Berpeluang Lolos ke 32 Besar Piala Dunia U-17 2025
-
Dua Kali Kalah Telak, Apa Bisa Timnas Indonesia Lolos ke-32 Besar Piala Dunia U-17 2025?
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Kansas City Diserbu 650 Ribu Fans Piala Dunia 2026, Pemkot Gratiskan Alat Transportasi Publik
-
Jaga Keamanan Piala Dunia 2026, Meksiko Kerahkan Robot Anjing Atasi Perusuh
-
Bobotoh Away Day ke Thailand, Bojan Hodak Senang Persib Tak Sendirian
-
Tak Takut Tekanan Tuan Rumah! Teja Paku Alam: Persib Pulang ke Bandung dengan Oleh-oleh Kemenangan
-
Viktor Gyokeres Mulai Panas di Arsenal, Benar-benar Tajam atau Ilusi Semata?
-
MU Punya Pesaing Berat! Juventus Ikutan Kejar Sandro Tonali, Newcastle Jual Mahal
-
Arne Slot Frustrasi! Liverpool Menyerah Kejar Tiket ke Liga Champions?
-
Jadwal Padat Gattuso Demi Tiket Piala Dunia 2026: Tanpa TC, Keliling Dunia Temui Pemain
-
Real Madrid Banyak Protes Soal Wasit, Presiden Interim Barcelona Kasih Sindiran Menohok
-
Masih Ingat Sylvano Comvalius? Eks Striker Bali United Itu Latih Pemain Keturunan Indonesia