- Timur Kapadze resmi mundur dari jabatan asisten pelatih timnas Uzbekistan untuk mencari tantangan baru.
- Kinerja Kapadze mendapat apresiasi tinggi dari Federasi Sepak Bola Uzbekistan.
- Kapadze dikaitkan dengan posisi pelatih kepala Timnas Indonesia usai pemecatan Patrick Kluivert.
Suara.com - Asisten pelatih tim nasional Uzbekistan, Timur Kapadze, resmi mengundurkan diri dari jabatannya.
Keputusan ini disampaikan langsung melalui surat permohonan resmi kepada pimpinan Asosiasi Sepak Bola Uzbekistan (UFA), seperti diumumkan oleh pihak federasi.
Dalam pernyataannya, Kapadze menjelaskan bahwa ia ingin melanjutkan karier ke tingkat yang lebih tinggi.
Menurut laporan media Uzbeskitan News.net, Kapadze telah menerima tawaran baru untuk menjadi pelatih kepala di klub atau tim lain, meski belum diungkapkan secara detail destinasi berikutnya.
Federasi Sepak Bola Uzbekistan menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi besar Kapadze dalam memajukan sepak bola nasional.
Mereka juga mendoakan kesuksesan bagi pelatih berusia 43 tahun itu dalam perjalanan karier barunya.
Kapadze sebelumnya menjabat sebagai pelatih kepala timnas Uzbekistan sejak Januari, menggantikan Srecko Katanec.
Di bawah kepemimpinannya, Uzbekistan tampil mengesankan di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Timnya mencatat kemenangan penting atas Kirgistan (1-0) dan Qatar (3-0), serta hasil imbang melawan Iran (2-2) dan Uni Emirat Arab (0-0).
Baca Juga: Timur Kapadze Pamit Tinggalkan Uzbekistan, Kode Merapat ke Timnas Indonesia?
Rangkaian hasil positif tersebut membawa Uzbekistan lolos ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Tak hanya di level senior, Kapadze juga meninggalkan jejak penting dalam sepak bola usia muda.
Tahun lalu, ia sukses membawa tim U-23 Uzbekistan lolos ke Olimpiade untuk pertama kalinya.
Timur Kapadze Calon Pelatih Timnas Indonesia
Timur Kapadze mencuat dalam bursa calon pelatih Timnas Indonesia usai pemecatan Patrick Kluivert dan jajaran stafnya oleh PSSI.
Sosok pria berusia 44 tahun ini dianggap sebagai kandidat kuat karena memiliki kombinasi yang menarik, pengalaman internasional dan kedekatan dengan kultur sepak bola Eropa Timur.
Dalam urusan statistik, Timur Kapadze tak bisa dipandang sebelah mata.
Dari 158 pertandingan yang pernah ia jalani sebagai pelatih, Kapadze mencatatkan 66 kemenangan, 44 hasil imbang, dan 48 kekalahan di semua kompetisi.
Data dari Transfermarkt menyebut bahwa tim yang dilatih Kapadze mampu mencetak 250 gol dari 158 pertandingan dan kebobolan 166 kali.
Berita Terkait
-
Timur Kapadze Pamit Tinggalkan Uzbekistan, Kode Merapat ke Timnas Indonesia?
-
Bikin Bangga! Ini 3 Rekor yang Dicatatkan oleh Indonesia Pasca Kalahkan Honduras
-
Impresif Saat Debut di Piala Dunia U-17 2025, Mike Rajasa Punya Darah Indonesia dari Mana?
-
Media Malaysia Ikut Soroti Timnas Indonesia Cetak Sejarah di Piala Dunia U-17 2025
-
Putra Legenda Belanda Ini Berstatus Pemain Keturunan, Bisa Bela Timnas Indonesia?
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub