- Manchester United sedang mempertimbangkan untuk memanggil Harry Amass kembali ke Old Trafford
- Sheffield Wednesday tertarik mempertahankan Amass, tapi masa depannya masih bergantung pada MU
- MU tengah merencanakan perombakan pertahanan, dengan Amass berpotensi menggantikan posisi wing-back kiri
Suara.com - Manchester United dikabarkan telah mengadakan pembicaraan serius terkait masa depan bek muda mereka, Harry Amass, yang kini tampil mengesankan bersama Sheffield Wednesday.
Keputusan final mengenai statusnya diperkirakan akan diumumkan dalam beberapa pekan ke depan.
Amass, 18 tahun, tengah menikmati masa peminjaman yang produktif di Championship.
Ia sudah mencatat 11 kali tampil sebagai starter, baik sebagai wing-back maupun bek kiri.
Performa stabil dan perkembangan teknisnya membuat Sheffield Wednesday ingin mempertahankannya hingga akhir musim.
Pelatih Sheffield Wednesday, Henrik Pedersen, mengungkapkan pihak klub telah bertemu langsung dengan Manchester United untuk membahas kelanjutan Amass.
“Kami sudah berada di Manchester untuk bertemu dan mendiskusikan masa depannya. Dalam dua atau tiga minggu ke depan semuanya akan semakin jelas,” ujar Pedersen.
Pedersen memuji perkembangan signifikan sang pemain muda.
“Ia mulai lebih stabil secara mental, fisiknya makin kuat, pergerakannya meningkat, dan kini lebih baik dalam transisi permainan. Saya sangat menyukainya,” tambahnya.
Baca Juga: Manchester United Dikritik Soal Pengembangan Pemain Muda: Kasus Alvaro Fernandez Jadi Sorotan
Musim lalu, Amass tampil tujuh kali untuk Manchester United sebelum menjalani peminjaman pertamanya musim ini.
Selain masa depan Amass, Manchester United juga tengah memetakan skuat pertahanannya untuk musim 2026/2027.
Dengan kontrak Harry Maguire yang memasuki tahun terakhir, Amorim harus menyiapkan skenario penggantinya.
Matthijs de Ligt yang tampil solid dalam 11 laga Premier League musim ini diproyeksikan menjadi pilar utama pertahanan jangka panjang.
Sementara itu, wonderkid Leny Yoro—yang baru berusia 20 tahun—dipandang sebagai bek kanan ideal dalam formasi tiga bek andalan Amorim.
Di sisi lain, posisi wing-back kiri akan menjadi persaingan antara Patrick Dorgu dan Amass.
Berita Terkait
-
Manchester United Dikritik Soal Pengembangan Pemain Muda: Kasus Alvaro Fernandez Jadi Sorotan
-
Ole Gunnar Solskjaer Bongkar Awal Musabab Kehancuran Karier Jadon Sancho di MU
-
Manchester United Kehilangan Sponsor Rp 400 Miliar per Tahun, Terancam Bangkrut?
-
Roy Keane Ledek Anthony Martial: Main Bagusnya Cuma Setahun Sekali
-
Pelaku Pelecehan Anak Pernah Digaji Manchester United, Kok Bisa?
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Jay Idzes Masih Percaya Timnas Indonesia Bisa Lolos ke Piala Dunia
-
Hadir di Jakarta, Eks AZ Alkmaar Puji Performa Timnas Indonesia Era John Herdman
-
Bojan Hodak Bangga Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026, Puji Frans Putros
-
Rincian Fantastis Hadiah Piala Dunia 2026: Sang Juara Bawa Pulang Hampir Rp1 Triliun!
-
Daftar Resmi 48 Tim Peserta Piala Dunia 2026
-
Tumbangkan Inggris di Wembley, Jepang Kian Percaya Diri Menuju Piala Dunia 2026
-
Menahan Tangis, Gennaro Gattuso Minta Maaf Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
-
Bukti Timnas Indonesia Sudah Naik Level di Bawah Arahan John Herdman di Bongkar Calvin Verdonk
-
Keajaiban Swedia ke Piala Dunia 2026, Dari Tanpa Kemenangan hingga Lolos Dramatis
-
Di Tengah Kontroversi Piala Afrika, Pelatih Maroko Tegaskan Fokus ke Piala Dunia 2026