Bola / Bola Indonesia
Selasa, 18 November 2025 | 18:40 WIB
Marselino Ferdinan saat membela Timnas Indonesia di laga melawan Bahrain (pssi.org)
Baca 10 detik
  • Bahrain kalah 1-2 dari Somalia yang berada di peringkat 202 dunia.
  • Hasil ini mengingatkan publik pada kontroversi Bahrain vs Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
  • Sejak laga kontroversial tersebut, performa Bahrain terus merosot hingga jadi juru kunci Grup C.

Suara.com - Kekalahan mengejutkan kembali menimpa Bahrain. Negara yang pernah menuai kritik karena kontroversi laga kontra Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 itu harus menelan pil pahit setelah dipermalukan Somalia, tim dengan peringkat 202 dunia.

Bermain di Manama pada Senin (17/11/2025) malam WIB, Bahrain sebenarnya mengawali pertandingan dengan cukup meyakinkan.

Gol pembuka yang lahir pada menit ke-35 membuat publik tuan rumah optimistis laga uji coba itu akan berjalan mulus.

Namun Somalia memiliki respons cepat. Mohamed Omar berhasil menyamakan kedudukan tepat di menit ke-45, membuat momentum Bahrain buyar sebelum turun minum.

Petaka bagi skuad berjuluk The Reds itu datang di babak kedua. Marsis mencetak gol pada menit ke-80 dan membalikkan keadaan, mengunci kemenangan 2-1 untuk Somalia.

Hasil ini membuat banyak pihak terkejut, mengingat Bahrain berada di peringkat 88 FIFA, jauh di atas lawannya.

Kekalahan tersebut kembali memunculkan perbincangan soal “karma” usai kontroversi besar saat menghadapi Indonesia di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Pada saat itu, Bahrain menjadi sorotan setelah gol Mohamed Marhoon pada menit 90+9 disahkan, meski tambahan waktu hanya enam menit. Keputusan tersebut dinilai sangat merugikan Timnas Indonesia.

Secara performa, Bahrain memang sempat memulai fase itu dengan baik.

Baca Juga: Setelah Adrian Wibowo, Muncul Pemain Keturunan di Amerika yang Tertarik Bela Timnas Indonesia

Mereka bahkan mengalahkan Australia 1-0 pada matchday pertama, sebelum dihajar Jepang 0-5 pada laga berikutnya.

Setelah itu, mereka menahan Indonesia 2-2 dan bermain imbang tanpa gol lawan Arab Saudi.

Namun grafik performa Bahrain merosot tajam setelah pertandingan kontroversial kontra Indonesia.

Dari tujuh laga tersisa di Grup C, mereka hanya mampu menambah dua poin—hasil imbang melawan Arab Saudi di kandang lawan dan bermain 2-2 kontra Australia di Manama.

Sisanya, Bahrain terus terjerembap dan akhirnya menyelesaikan fase grup sebagai juru kunci dengan torehan enam poin saja.

Mereka bahkan tertinggal enam poin dari Indonesia yang mengamankan posisi keempat, batas akhir untuk melaju ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Load More