-
Indra Sjafri butuh Ivar Jenner untuk perkuat Timnas U-22 di SEA Games 2025.
-
PSSI diharap negosiasi pelepasan Ivar karena SEA Games bukan kalender FIFA.
-
Ivar merasa nyaman dan siap memimpin tim berkat kepercayaan dari pelatih.
Ia menjelaskan bahwa timnya telah mencoba variasi formasi yang melibatkan empat bek dan juga lima bek di lini pertahanan.
Pemain tengah berusia 20 tahun ini selalu tampil penuh selama 90 menit dalam kedua uji coba tersebut, menjadikannya pilar tak tergantikan.
Ivar melihat kemampuan tim untuk beradaptasi dengan gaya bermain yang berbeda sebagai sebuah nilai positif yang patut dibanggakan.
"Ya taktiknya sedikit berbeda. Seperti yang saya katakan kita bisa bermain dengan gaya-gaya berbeda, taktik yang berbeda."
Fleksibilitas taktik semacam ini memberikan lebih banyak opsi bagi tim pelatih dalam menghadapi lawan yang beragam di SEA Games 2025.
"Menurut saya itu poin yang bagus dari tim kita. Kita juga berlatih dengan baik dengan gaya-gaya berbeda bermain sepak bola," kata Ivar, yang sudah 18 kali bermain untuk timnas senior Indonesia.
Ivar menegaskan bahwa adaptasi yang baik ini adalah hasil dari sesi latihan yang efektif dan terstruktur.
Selain mengomentari aspek teknis, Ivar Jenner juga membagikan pengalaman pribadinya bekerja sama dengan Pelatih Indra Sjafri.
Ivar mengungkapkan bahwa sosok pelatih veteran tersebut memiliki pendekatan yang "sangat baik" dalam membimbing para pemainnya.
Baca Juga: Selamat Tinggal Pemain Keturunan, Dipastikan Tinggalkan Timnas Indonesia U-22
Meskipun ia masuk ke dalam skuad sebagai pemain yang sudah memiliki pengalaman dan kemudian dipercaya sebagai kapten, Ivar tidak merasakan adanya tekanan yang berlebihan.
Pelatih berusia 62 tahun tersebut memberikan kepercayaan dan tidak membebani Ivar dengan tugas-tugas yang terlalu rumit di luar lapangan.
Fokus utama yang diminta pelatih kepada Ivar hanyalah kerja keras, menampilkan jiwa kepemimpinan, dan membantu rekan satu tim.
"Saya tidak merasa tekanan karena coach sangat baik ke saya. Juga di luar lapangan dia tidak memberi saya banyak tugas, dia hanya mengharapkan kerja keras, kepemimpinan dan saya bisa membantu orang lain," kata Ivar.
Atmosfer positif yang dibangun oleh Indra Sjafri membantu Ivar untuk dapat berkonsentrasi penuh pada performa dan perannya di lapangan.
Kerja sama yang harmonis antara pelatih dan pemain kunci ini diharapkan dapat menjadi modal berharga bagi Timnas Indonesia U-22 untuk bersaing maksimal di Thailand.
Kehadiran Ivar Jenner pada SEA Games akan sangat menentukan kekuatan Timnas Indonesia U-22.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
Terkini
-
Kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam Tak Masuk Nominasi Terbaik Padahal Paling Sedikit Kebobolan
-
Nasib Bojan Hodak di Persib Masih Menggantung, Ini Penjelasan Manajemen
-
Persija Gagal Juara meski Lebih Garang dari Era 2018, Marko Simic Disinggung
-
Sesumbar Lamine Yamal, Bidik Rekor Hattrick Termuda di Piala Dunia 2026
-
Mikel Arteta Dipuji Ubah Mentalitas Arsenal Jadi Monster Eropa
-
Ogah Terpeleset di Laga Terakhir, Julio Cesar Minta Pemain Persib Bandung Lakukan Ini
-
Pujian Berbisa Luis Enrique: Sebut Mikel Arteta Masterpiece Modern Jelang Final Liga Champions
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
-
Unai Emery, Nama 'Villa' dan Mantra Sakti di Liga Europa
-
Luis Enrique: Arsenal Terbaik di Dunia Jika Tanpa Bola