-
PSIM full team lawan Bhayangkara; Rakmatsho dan Vidal siap.
-
Duo pemain timnas U-22 diizinkan bela klub di laga krusial ini.
-
Pelatih Van Gastel tegaskan semua pertandingan liga adalah penting.
Pelatih timnas U-22, Indra Sjafri, memberikan izin khusus kepada Raka dan Cahya, yang merupakan pemain inti PSIM, untuk kembali ke Yogyakarta.
Setelah laga klub selesai, duo pemain timnas tersebut akan kembali bergabung dengan skuad Garuda Muda untuk melanjutkan persiapan SEA Games 2025.
Dengan kembalinya para pemain kunci, satu-satunya pemain yang masih harus menepi adalah Donny Warmerdam.
Dokter Hansel mengonfirmasi bahwa Donny Warmerdam saat ini sudah memasuki tahap akhir pemulihan pasca-cedera.
“Jadi, pemain yang saat ini masih cedera tinggal Donny (Warmerdam) saja. Itu pun sudah masuk tahap pemulihan pasca-cedera,” ungkap Hansel.
Meskipun skuadnya berada dalam kondisi optimal, Pelatih PSIM, Jean-Paul Van Gastel, menegaskan bahwa tidak ada ruang untuk sikap meremehkan lawan.
Pelatih asal Belanda itu mengingatkan bahwa Bhayangkara memiliki status yang sama dengan Laskar Mataram, yaitu sebagai tim promosi di liga tertinggi.
Kedua tim diprediksi akan menyajikan duel yang ketat, mengingat posisi mereka di klasemen sementara sangat berdekatan.
PSIM menempati peringkat kelima dengan total 19 poin, sedangkan Bhayangkara berada tepat di bawahnya, peringkat keenam, dengan selisih satu poin, yaitu 18 poin.
Baca Juga: Hasil BRI Super League: Remontada Persija, Jungkalkan Persik Kediri 3-1
Van Gastel menekankan bahwa setiap laga di Super League Indonesia selalu menyajikan tantangan yang tinggi.
“Anda bisa melihat Bhayangkara bermain bagus, jadi kami harus mempersiapkan diri sebaik mungkin. Tidak ada pertandingan yang mudah di (Super League) Indonesia,” ujar Van Gastel.
Ia menambahkan bahwa fokus tim harus sama tingginya, tidak peduli siapa pun tim yang menjadi lawan mereka di lapangan.
“Semua pertandingan menurut saya tidak ada bedanya. Apakah itu melawan tim promosi atau tim juara, semua laga sama pentingnya bagi saya,” tegas pelatih asal Belanda itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan
-
Euforia Berujung Maut! Remaja Putri Tewas Saat Rayakan Kemenangan Prancis