- Persijap Jepara resmi memecat pelatih Mario Lemos setelah timnya kalah 1-2 dari Semen Padang dalam Super League.
- Manajemen klub turut memberhentikan pelatih fisik Paulo dan menunjuk Danang Suryadi sebagai caretaker tim sementara.
- Keputusan ini diambil karena Persijap terperosok di zona degradasi, berada di posisi ke-16 klasemen sementara.
Suara.com - Persijap Jepara memecat pelatih Mario Lemos yang dikontrak selama satu musim.
Pemecatan itu dilakukan manajemen setelah tim Laskar Kalinyamat kalah 1-2 melawan Semen Pandang pada pertandingan Super League kemarin.
"Kami berterima kasih kepada Coach Mario atas energi dan kepemimpinannya selama menangani Persijap Jepara. Kami berpisah dengan penuh rasa hormat dan mendoakan kesuksesan beliau di perjalanan berikutnya," ujar Manajer Persijap Nicky Amirul Ramdan Setiadi, Jumat (21/11/2025).
Persijap juga mengambil keputusan untuk tidak melanjutkan tugas pelatih fisik Paulo.
Klub ini mengapresiasi kontribusi dan dedikasi Mario Lemos dan Paulo selama mendampingi tim dalam proses latihan dan pengembangan pemain.
“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Coach Paulo atas dedikasinya selama menjadi bagian dari struktur kepelatihan Persijap. Semoga perjalanan karier beliau selanjutnya berjalan dengan lancar," kata Nicky.
Laskar Kalinyamat segera mengumumkan langkah lanjutan terkait struktur kepelatihan baru.
Sebagai persiapan menyambut pertandingan Super League 2025 berikutnya, manajemen menunjuk Danang Suryadi sebagai caretaker membina tim Persijap dalam pertandingan ke depan.
Persijap berada di zona degradasi dengan menempati peringkat ke-16 setelah mengantongi delapan poin dari dua kemenangan, dua seri, dan delapan kekalahan.
Baca Juga: PSIM Yogyakarta Siap Tempur Penuh di Laga Krusial Kontra Bhayangkara FC
Persijap akan menjajal PSBS Biak ke Stadion Maguwoharjo, Sleman pada Kamis (27/11/2025).
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan