Kantor Federasi Sepak Bola Malaysia (dok. FAM)
Baca 10 detik
- Jurnalis senior Malaysia, Haresh Deol, diserang dua pria tak dikenal pada Senin sore (25/11) usai mengkritik Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).
- Serangan fisik itu terjadi saat korban berjalan menuju mobil setelah makan siang; pelaku tidak mengambil barang berharga miliknya.
- Polisi menduga serangan ini bersifat pribadi, bukan perampokan, terkait kritik Haresh tentang skandal naturalisasi pemain sepak bola.
Ia menuding ada kejanggalan pada dokumen tujuh pemain naturalisasi yang kemudian diskors FIFA akibat pemalsuan data.
Ketegangan memuncak pada konferensi pers FAM tanggal 17 Oktober, ketika Haresh melontarkan pertanyaan sensitif mengenai legalitas dokumen pemain, pertanyaan yang tidak mampu dijawab oleh pejabat FAM, termasuk Wakil Presiden FAM, Datuk S. Sivasundaram.
Pada Senin malam, Presiden Asosiasi Jurnalis Olahraga Malaysia (SAM), Ismadi Abdul Manap, mengecam keras serangan itu.
Ia menilai tindakan tersebut sebagai ancaman terhadap kebebasan pers dan meminta polisi melakukan penyelidikan menyeluruh.
“Insiden ini sangat serius dan tidak boleh dianggap sepele,” tegasnya.
Komentar
Berita Terkait
-
Daftar Lengkap 9 Pemain Naturalisasi Kamboja: Dari Jepang hingga Anak Didik Guru Patrick Kluivert
-
Bikin Bangga! Tim Geypens Sabet Penghargaan Luar Biasa di Eropa
-
Viral Sebut Batik dari Malaysia, Telusuri Asal-Usul Aisha Retno
-
Timnas Malaysia U-22 Andalkan Striker Keturunan Skotlandia di SEA Games 2025
-
Tak Punya Dasar Kuat, FA Malaysia Diminta Tidak Ajukan Banding ke CAS
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Danamon Rayakan HUT ke-70, Perkuat Inovasi D-Bank PRO dan Hadirkan Ragam Promo untuk Nasabah
-
Utang BGN Tembus Rp1,6 Triliun, Ini Daftar Tunggakannya ke Pihak Ketiga
-
Cerita di Balik Spanduk Malvinas: Dibuat dari Seprai Hotel dan Diselundupkan Diam-diam
-
Bikin Candu Warganet, Apa Sih Makna Lagu 'Sakedung Kading' yang Lagi Viral?
-
Sikat Mafia Lingkungan dan Korporasi SDA, Bareskrim Fokus 'Follow The Money' dan Sita Aset
-
Program Makan Bergizi Gratis Belum Capai Target, Realisasinya Baru 59 Persen
-
Minat Beli Logam Mulia Turun, Harga Patokan Ekspor Emas Jadi Merosot
-
Eksodus Besar-besaran! Daftar 13 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 'Turun Kasta' ke Super League
-
Masih Disidik Kejagung, Motor Listrik Rp243,9 Miliar Milik BGN Belum Dicatat sebagai Aset
-
BRI Situbondo Tegaskan Dukung Penuh Kejari Usut Kasus Fraud Eks Pegawai