- Banyak pemain Timnas Indonesia kesulitan mendapat menit bermain reguler akibat persaingan ketat klub dan pemulihan cedera.
- Contohnya, Mauro Zijlstra nol menit di Eredivisie, sementara Marselino Ferdinan baru main 64 menit.
- Kondisi kurangnya jam terbang ini berdampak signifikan terhadap optimalisasi performa pemain saat membela Timnas.
Suara.com - Sejumlah pemain Timnas Indonesia masih harus berjuang keras untuk mendapatkan menit bermain reguler bersama klub masing-masing.
Banyak dari mereka kesulitan memperoleh jam terbang dan lebih sering absen dari susunan pemain utama.
Persaingan di level klub, terutama bagi mereka yang bermain di Eropa, membuat peluang tampil semakin menantang.
Beberapa juga baru pulih dari cedera sehingga belum dianggap siap menjadi starter.
Kondisi ini membuat mereka lebih sering menjadi penghuni bangku cadangan sepanjang musim.
Padahal, menit bermain sangat penting agar performa mereka tetap optimal ketika dipanggil Timnas Indonesia.
Salah satu yang mengalami situasi tersebut adalah Mauro Zijlstra di FC Volendam.
Hingga musim 2025/2026, ia belum pernah tampil di Eredivisie dan hanya bermain tiga kali di tim U-21.
Meski begitu, Mauro menunjukkan kualitas dengan mencetak tiga gol dari tiga laga.
Baca Juga: Orang Terdekat Giovanni van Bronckhorst: Saya Bisa Bayangkan Dia Jadi Kandidat Timnas Indonesia
Situasi serupa dialami Ole Romeny yang baru pulih dari cedera berat saat bersama Oxford United.
Ia baru bermain dua kali sebagai pemain pengganti dengan total 22 menit.
Dari sektor sayap, Ragnar Oratmangoen juga belum mengamankan posisi inti di FCV Dender.
Ragnar baru mencatat satu laga sebagai starter, meski ia mulai bangkit dengan satu gol ke gawang Royal Antwerp.
Marselino Ferdinan yang pindah ke AS Trencin juga belum mendapat menit bermain ideal dan baru tampil 64 menit.
Ia perlu kerja ekstra agar bisa berkembang dan kembali menjadi andalan Timnas Indonesia.
Berita Terkait
-
Orang Terdekat Giovanni van Bronckhorst: Saya Bisa Bayangkan Dia Jadi Kandidat Timnas Indonesia
-
Minim Pemain Keturunan, Skuad Gahar Timnas Indonesia untuk SEA Games 2025
-
Kerugian Timnas Indonesia U-22 Pasca Mundurnya Kamboja dari Sepak Bola SEA Games 2025
-
Pertandingan Timnas Indonesia Vs Singapura di SEA Games 2025 Dibatalkan, Kenapa?
-
LAFC Perpanjang Kontrak Bintang Muda Timnas Indonesia Adrian Wibowo Hingga 2027
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Jarak Tempuh Bisa Jatuhkan Inggris di Semifinal, Prancis dan Argentina Diuntungkan
-
Pulang dari Piala Dunia 2026 Erling Haaland Bawa Oleh-oleh Tak Wajar Seharga Puluhan Juta
-
Norwegia Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Rekan Erling Haaland Dapat Ancaman Pembunuhan
-
Menebak Taktik Inggris Hentikan Lionel Messi: Risiko Pakai Man to Man Marking
-
Wasit yang Batal Pimpin Laga Piala Dunia 2026 Ditemukan Tewas Tak Wajar di Tempat Umum
-
Tidak Ikut Latihan, Lionel Messi Absen Laga Argentina vs Inggris?
-
Wasit Kontroversial AS Jadi Pengadil Semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina
-
Bek Timnas Inggris: Messi Sudah Ada di Ujung Karier, Hadapi Dia Kesempatan Sekali Seumur Hidup
-
Intip Peluang Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030 usai FIFA Bahas Format 64 Peserta
-
Perkuat Lini Depan, Kendal Tornado FC Datangkan Striker Rizky Dwi Pangestu