- Timnas Indonesia U-22 tiba di Thailand pada 28 November 2025 untuk SEA Games, mengincar mempertahankan medali emas.
- Kamboja menarik diri dari sepak bola SEA Games, menyebabkan Singapura pindah dari Grup C ke Grup A.
- Perubahan grup membuat Grup C kini hanya berisi tiga tim, mengurangi jadwal laga Indonesia menjadi dua pertandingan.
Suara.com - Timnas Indonesia U-22 menunjukkan keseriusan penuh dalam misi mempertahankan medali emas SEA Games.
Skuad asuhan Indra Sjafri menjadi kontingen sepak bola pertama yang tiba di Thailand pada Jumat (28/11/2025).
Namun, kedatangan lebih awal ini justru disambut dengan sebuah keuntungan tak terduga yang secara drastis mengubah peta persaingan di grup mereka.
Keuntungan ini lahir dari sebuah kejutan di luar lapangan. Kamboja, yang semula berada di Grup A, secara resmi mengumumkan menarik diri dari cabang olahraga sepak bola dengan alasan keamanan terkait konflik dengan negara tuan rumah.
Keputusan ini memicu efek domino. Panitia penyelenggara memindahkan Singapura dari Grup C, grup yang dihuni Indonesia, untuk mengisi slot kosong di Grup A.
Alhasil, komposisi grup yang akan dihadapi Garuda Muda berubah total.
Semula Grup C dihuni oleh empat tim, yang berarti Indonesia harus melakoni tiga pertandingan melelahkan di fase grup.
Kini dengan hengkangnya Singapura, Grup C menyisakan tiga tim saja: Indonesia, Filipina, dan Myanmar.
Perubahan ini jelas menjadi keuntungan besar bagi sang juara bertahan. Jadwal pertandingan Indonesia menjadi lebih ringan, di mana mereka kini hanya akan melakoni dua laga di fase grup:
Baca Juga: Rivan Nurmulki Resmi Gabung Klub Thailand Diamond Food VC, Reuni dengan Eks Rekan Liga Jepang
Melawan Filipina pada 8 Desember 2025 dilanjut menghadapi Myanmar pada 12 Desember 2025.
Dengan hanya dua pertandingan, skuad Garuda Muda memiliki waktu istirahat dan persiapan yang jauh lebih panjang dibandingkan para pesaing di grup lain.
Ini akan sangat krusial untuk menjaga kebugaran pemain dan mematangkan strategi jelang fase gugur.
Meskipun PSSI secara resmi hanya menargetkan medali perak, keuntungan tak terduga ini seolah membuka jalan yang lebih mulus bagi Indra Sjafri dan anak asuhnya untuk melampaui target dan sekali lagi membawa pulang medali emas ke Tanah Air.
Berita Terkait
-
Selamat Datang Dua Pemain Keturunan, Timnas Indonesia U-22 Semakin Kuat Jelang SEA Games 2025
-
Rapor Dua Pemain Timnas Indonesia di Liga Thailand, Sandy Walsh dan Arhan Tampil Menggila Pekan ini
-
Grego dan Sabre masuk tim SEA Games 2025, Taufik Hidayat: Jangan Jadi Polemik
-
4 Pemain Abroad Timnas Indonesia U-22 Siap Guncang SEA Games 2025! Intip Rapornya
-
5 Pemain Keturunan yang Jadi Andalan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi