-
Van Bronckhorst kesulitan tinggalkan Liverpool untuk Timnas Indonesia.
-
PSSI belum melakukan kontak resmi dengan asisten pelatih Liverpool itu.
-
Status Liverpool dan ketiadaan kontak serius menghambat kepindahan Van Bronckhorst.
Suara.com - Spekulasi mengenai penunjukan Giovanni van Bronckhorst sebagai nakhoda baru Timnas Indonesia semakin santer dibicarakan.
Peluang mantan kapten tim nasional Belanda ini untuk menduduki kursi kepelatihan skuad Garuda, menurut laporan media Belanda, dinilai masih kecil kemungkinannya.
Salah satu kendala utamanya adalah belum terjalinnya komunikasi formal dan serius antara pihak federasi sepak bola Indonesia dengan legenda Oranje tersebut.
Di samping itu, status Van Bronckhorst yang masih terikat kontrak di klub raksasa Inggris menjadi pertimbangan besar yang harus dipikirkan.
Saat ini, Van Bronckhorst memegang peran penting sebagai asisten pelatih mendampingi Arne Slot di jajaran staf kepelatihan Liverpool.
Sumber-sumber terdekat dengan juru taktik berkebangsaan Belanda itu memberikan konfirmasi perihal ketiadaan kontak resmi yang telah terjadi.
Media Belanda, Voetbal Primeur, melaporkan bahwa ketiadaan komunikasi menjadi sinyal bahwa kabar kepindahan ini belum mencapai tahap yang matang.
Statusnya sebagai tangan kanan Slot di Anfield menempatkan Van Bronckhorst dalam situasi yang memerlukan keputusan besar jika ingin pindah.
Ketidakjelasan sikap pelatih berusia 50 tahun itu mengenai potensi melatih di Asia Tenggara turut menambah daftar halangan.
Baca Juga: Timur Kapadze Batal, Apakah Giovanni van Bronckhorst Jawaban untuk Timnas Indonesia?
Keputusan untuk meninggalkan pekerjaannya di Liverpool, klub prestisius Eropa, tentu bukanlah hal yang mudah untuk diambil.
"Disebutkan bahwa sumber-sumber yang dekat dengan Van Bronckhorst mengatakan belum ada kontak apa pun antara tangan kanan Slot itu dan federasi sepak bola Indonesia," tulis Voetbal Primeur.
Kabar kedekatan Van Bronckhorst dengan Timnas Indonesia memang tak lepas dari latar belakang keturunan Belanda, sama seperti banyak pemain naturalisasi di skuad Garuda.
Namun, daya tarik dan tantangan melatih tim nasional tetap harus ditimbang dengan jaminan stabilitas dan karir yang sedang dijalani di Liga Primer Inggris.
Posisi Van Bronckhorst yang merupakan eks pemain kelas dunia dan punya rekam jejak melatih, membuatnya jadi incaran.
Ia pernah membawa klub Rangers FC melaju hingga ke final Liga Europa, menunjukkan kapabilitasnya sebagai manajer.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Persebaya Dipecundangi Madura United, Bernardo Tavares Semprot Wasit dan VAR
-
Statistik Jay Idzes Bikin Kagum, Bawa Sassuolo Hajar Como 1907
-
Menuju Rekor Baru di Persib Bandung, Bojan Hodak Selangkah Lagi Lampaui Indra Thohir
-
Patrick Kluivert Tak Main di Clash of Legends 2026, Takut Tekanan Suporter GBK?
-
Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!
-
Kali Kedua ke Tanah Air, Aaron Ramsey Takjub dengan Gairah Sepak Bola Indonesia
-
3 Negara Antre Lawan Timnas Indonesia FIFA Matchday Juni 2026, Erick Thohir Segera Kontrak Resmi
-
Soal Rumor Playoff Tambahan Piala Dunia 2026, PSSI: Kami Belum Dapat Surat dari FIFA
-
Fokus Evaluasi Lini Serang Usai Timnas Indonesia U-17 Gagal Konversi Peluang Jadi Gol Lawan Malaysia
-
Timnas Indonesia Bakal Hadapi Lawan Sekelas Argentina pada November