- Peter Schmeichel menilai Aston Villa adalah penantang serius gelar Liga Inggris bagi Arsenal musim ini.
- Aston Villa menunjukkan performa luar biasa, meraih sembilan kemenangan beruntun di berbagai kompetisi.
- Kemenangan dramatis atas West Ham membawa Villa hanya berjarak tiga poin dari pemuncak klasemen Arsenal.
Suara.com - Legenda Manchester United, Peter Schmeichel, memberikan peringatan serius kepada Arsenal dalam perburuan gelar Liga Inggris musim ini.
Menurutnya, skuat berbandrol Rp20 triliun yakni Aston Villa pantas dianggap sebagai penantang nyata juara Premier League setelah menunjukkan performa luar biasa di bawah asuhan Unai Emery.
Aston Villa bangkit dari awal musim yang sulit dan kini menjelma menjadi salah satu tim paling konsisten di Liga Inggris.
Tim asal Birmingham itu tengah berada dalam tren impresif dengan sembilan kemenangan beruntun di semua kompetisi, sebuah pencapaian yang mengangkat mereka ke papan atas klasemen.
Kemenangan dramatis atas West Ham United pada pekan ke-16 semakin menegaskan kekuatan Villa.
Bertanding di London Stadium, Villa sempat tertinggal dua gol melalui Mateus Fernandes dan Jarrod Bowen, di sela-sela gol bunuh diri Konstantinos Mavropanos.
Namun, kebangkitan di babak kedua memastikan tiga poin penuh dibawa pulang.
Morgan Rogers tampil sebagai pahlawan dengan mencetak dua gol pada babak kedua.
Brace tersebut melengkapi comeback Villa dan memperpanjang laju kemenangan mereka, sekaligus menunjukkan mental juara yang mulai terbentuk di skuad Emery.
Baca Juga: Arteta Buka Persaingan Striker Arsenal: Jesus Comeback, Gyokeres Tertekan
Hasil tersebut membuat Aston Villa kini hanya terpaut tiga poin dari Arsenal yang berada di puncak klasemen, serta satu poin di belakang Manchester City setelah 16 pertandingan.
Posisi ini menempatkan Villa secara nyata dalam persaingan gelar, di tengah dominasi tradisional Arsenal dan City.
Peter Schmeichel pun tak ragu melabeli Villa sebagai penantang serius. “Absolut, ya,” ujar Schmeichel kepada Viaplay.
“Datang ke markas West Ham dan meraih kemenangan setelah tertinggal 2-0 menunjukkan kekuatan mental. Itu sangat mengesankan.”
Mantan kiper yang sempat membela Aston Villa itu juga mengaku sedikit khawatir dengan performa Villa jelang laga melawan Manchester United di Villa Park.
“Itu membuat saya agak takut, karena pertandingan berikutnya adalah Villa melawan Manchester United,” ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Pemain Rp86,91 Miliar Berpotensi Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
John Herdman Belum Debut, 2 Negara Sudah Antre Ingin Uji Coba Lawan Timnas Indonesia
-
Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Balik ke Persib? Begini Kata Umuh Muchtar
-
Investasi Rp4 T Tak Berbuah Manis, Florentino Perez Bakal Rombak Skuat Real Madrid
-
Jangan Pecat Hector Souto Seperti Shin Tae-yong!
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam Jadi Polemik, Nilai Kontrak Dianggap Merugikan
-
Dibidik John Herdman, Laurin Ulrich Pemain Keturunan Indonesia Bakal Digusur Gelandang Benfica
-
Bak Langit dan Bumi, Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa