- Arsenal akan menghadapi Aston Villa di Emirates Stadium pada Rabu (31/12/2025) dini hari WIB, laga beraroma balas dendam.
- Kekalahan 1-2 di pertemuan pertama Desember lalu memutus rekor tak terkalahkan sebelas laga Arsenal.
- Mikel Arteta menyatakan timnya menggunakan kekalahan menyakitkan sebelumnya sebagai motivasi kunci meraih kemenangan penting.
Suara.com - Laga krusial sarat gengsi dan aroma balas dendam akan tersaji di Emirates Stadium saat Arsenal menjamu Aston Villa, Rabu (31/12/2025) dini hari WIB.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta secara terbuka menyatakan bahwa timnya akan menggunakan kemarahan dari kekalahan menyakitkan di pertemuan pertama sebagai bahan bakar utama untuk meraih kemenangan.
Pertemuan pertama di Villa Park pada 6 Desember lalu meninggalkan luka mendalam bagi The Gunners.
Kekalahan 1-2 kala itu tidak hanya menyakitkan karena gol telat Emiliano Buendia di menit ke-95, tetapi juga karena memutus rekor tak terkalahkan mereka dalam 11 laga beruntun.
Kini dengan posisi di puncak klasemen yang hanya berjarak dua poin dari Manchester City, kemenangan menjadi harga mati bagi Arsenal untuk menjaga asa juara.
Dalam konferensi pers pralaga, Arteta tidak segan melontarkan pujian setinggi langit untuk Aston Villa di bawah arahan Unai Emery.
Ia mengakui bahwa sang lawan sangat layak berada di papan atas dan merupakan tim yang sangat sulit untuk ditaklukkan.
“Kami akan menghadapi pertandingan yang sangat sulit. Kami tahu level mereka, apa yang mereka lakukan, tetapi ini juga merupakan pertandingan yang indah untuk dipersiapkan dan dimainkan,” ujar Arteta dikutip dari laman resmi Arsenal.
“Mereka pantas berada di sana. Lihat apa yang mereka lakukan dan betapa konsistennya mereka, dan apa yang telah Unai lakukan dengan klub ini."
Baca Juga: Manchester United Mau Tembus 4 Besar? Wayne Rooney: Beli Pemain Siap Pakai diJanuari2026
"Saya pikir mereka sepenuhnya pantas mendapatkan pujian itu karena mereka membuktikannya di lapangan, di mana Anda harus menunjukkan kemampuan Anda,” tandasnya.
Namun di balik pujiannya, tersimpan sebuah ancaman. Arteta menegaskan bahwa ia dan timnya telah belajar banyak dari kekalahan kejam di pertemuan pertama.
Ia mengaku sudah memiliki ide dan strategi baru untuk memastikan hasil yang berbeda kali ini.
“Kita akan menonton ulang pertandingannya. Saya punya beberapa ide dan hal-hal yang harus kita perbaiki. Cara kita kalah juga cukup kejam, tapi kita akan belajar dari itu,” tambahnya.
Pada akhirnya, Arteta memberikan sinyal paling jelas bahwa laga ini bukan sekadar soal tiga poin. Ini adalah soal harga diri dan pembuktian.
Ia bertekad untuk mengubah energi negatif dari kekalahan sebelumnya menjadi sebuah motivasi positif yang membakar semangat timnya.
Berita Terkait
-
Bruno Fernandes Berpeluang Comeback Lebih Cepat, Ruben Amorim Bilang Begini
-
Marc-Andre ter Stegen Menuju Pintu Keluar Barcelona, Pilih Girona atau Aston Villa?
-
Rp1,45 Triliun untuk 5 Gol, Viktor Gyokeres Transfer Terburuk Arsenal
-
Halau Arsenal dan Liverpool, Juventus Pagari Kenan Yildiz dengan Kontrak Jangka Panjang
-
Krisis Bek Kanan? Liverpool Diminta Nekat Bajak Bintang Arsenal di Bursa Transfer
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
Butuh Mental Baja Demi Piala Dunia 2030, John Herdman Cari Petarung Baru untuk Timnas Indonesia
-
John Herdman Tetap Bangga! Timnas Indonesia Dinilai Lebih Baik Meski Kalah dari Bulgaria
-
Bukan Pemain Abroad, Sosok Ini Satu-satunya Tak Tergantikan di 2 Laga Timnas Indonesia
-
Usai Kalahkan Timnas Indonesia, Pelatih Bulgaria Justru Doakan Skuad Garuda Bersinar di Asia
-
Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman: Timnas Indonesia Sebenarnya Lebih Baik
-
Pelatih Bulgaria Sebut Timnas Indonesia Selevel Tim Kelas Menengah Eropa
-
Catatan Buruk Timnas Indonesia Atas Bulgaria Berlanjut usai Keok di Final FIFA Series 2026
-
Nasib Ranking FIFA Timnas Indonesia usai Dikalahkan Bulgaria di FIFA Series 2026
-
Alasan John Herdman Tak Mainkan Dony Tri dan Beckham Putra Sejak Awal
-
Bek hingga Gelandang Serang, Calvin Verdonk Siap Turuti John Herdman