-
PSSI telah menyelesaikan seluruh proses seleksi pelatih baru untuk menggantikan Patrick Kluivert.
-
Nama John Herdman menguat sebagai pelatih baru setelah rapat resmi Exco PSSI selesai.
-
Sumardji saat ini sedang melakukan finalisasi kontrak sebelum pengumuman resmi oleh Erick Thohir.
Suara.com - Teka-teki mengenai siapa yang akan memimpin skuat Garuda sebagai suksesor Patrick Kluivert mulai menemukan titik terang.
Federasi sepak bola Indonesia memberikan sinyal kuat bahwa John Herdman menjadi kandidat terdepan untuk posisi tersebut.
Kabar mengenai pelatih berkebangsaan Inggris ini semakin santer dibicarakan menyusul pernyataan resmi dari pihak internal federasi.
Zainudin Amali selaku Wakil Ketua Umum PSSI memberikan bocoran mengenai perkembangan terbaru proses perburuan pelatih ini.
Walaupun tanggal peresmiannya belum dibocorkan, PSSI menegaskan bahwa seluruh rangkaian pencarian juru taktik telah berakhir.
Tim khusus telah melewati berbagai fase mulai dari penggodokan internal hingga melakukan pemantauan langsung ke Britania Raya.
PSSI kini hanya sedang mencari waktu yang paling pas untuk memperkenalkan wajah baru pelatih kepada masyarakat.
"Jadi semua prosesnya sudah selesai. Jadi, Ketua Umum membiarkan kami berdiskusi dengan Badan Tim Nasional (BTN)," kata Amali kepada awak media termasuk Suara.com di Stadion GBK, Jakarta, Senin (29/12/2025).
Delegasi khusus sebelumnya telah dikirim untuk melakukan penjajakan intensif terhadap kandidat potensial di wilayah Inggris.
Baca Juga: Terungkap! PSSI Sempat Galau Pilih Van Bronckhorst atau Herdman, Ini Alasannya
"Kemudian dengan mereka yang ditugaskan Pak Muhammad dan Pak Endri Erawan ke Inggris," jelasnya.
Data dan informasi yang didapat dari perjalanan ke Inggris tersebut langsung dibawa ke meja hijau federasi.
Pertemuan Komite Eksekutif atau Exco PSSI menjadi penentu utama dalam memilih nahkoda baru bagi Skuat Garuda.
Rapat krusial tersebut berlangsung selama dua hari di Jakarta pada pertengahan Desember 2025 yang lalu.
Dua identitas pelatih ternama sempat menjadi bahan perdebatan yang sangat serius di dalam forum tersebut.
John Herdman muncul sebagai nama yang paling menonjol berkat prestasinya yang gemilang di kancah sepak bola dunia.
Erick Thohir selaku Ketua Umum memimpin langsung jalannya diskusi untuk menyerap aspirasi dari setiap anggota Exco.
"Saat mengambil keputusan, Pak Erick Thohir yang memimpin rapat. Jadi Exco PSSI punya kebebasan memberikan pandangan tentang pelatih. Saya kira ini hal yang bagus sekali," ucapnya.
Proses demokrasi di internal federasi ini bertujuan agar pelatih yang terpilih benar-benar sesuai dengan visi jangka panjang.
Dari hasil musyawarah tersebut, suara bulat mengarah pada penunjukan sosok pelatih yang berasal dari Inggris.
Meski kesepakatan sudah dicapai, saat ini federasi masih membereskan urusan legalitas dan juga detail kontrak kerja.
PSSI sekarang melimpahkan tugas kepada tim manajemen untuk menyelesaikan poin-poin administratif dengan pihak sang pelatih.
"Kami sudah serahkan kepada Pak Sumardji untuk melakukan finalisasi. Nanti akan diumumkan oleh Pak Erick Thohir," pungkasnya.
Sumardji kini memegang peran kunci untuk memastikan semua detail kesepakatan tidak menemui kendala di tahap akhir.
Kehadiran pelatih baru diharapkan mampu memberikan warna berbeda dan meningkatkan performa Timnas di level internasional.
Publik kini tinggal menunggu rilis resmi yang akan disampaikan langsung oleh pimpinan tertinggi sepak bola Indonesia.
Transisi kepemimpinan dari Patrick Kluivert ke pelatih baru ini diharapkan bisa berjalan dengan sangat mulus.
Masyarakat sepak bola nasional menaruh harapan besar pada rekam jejak yang dibawa oleh calon pelatih baru tersebut.
John Herdman dinilai memiliki karakter yang kuat untuk mengangkat mentalitas bertarung para pemain di lapangan hijau.
PSSI berkomitmen untuk terus mendukung penuh setiap program yang akan dicanangkan oleh tim kepelatihan yang baru.
Langkah ini menjadi bagian dari ambisi besar Indonesia untuk berbicara banyak di turnamen internasional mendatang.
Fokus utama setelah pengumuman adalah melakukan sinkronisasi dengan jadwal padat yang sudah menanti Timnas Indonesia.
Evaluasi menyeluruh terhadap performa tim selama setahun terakhir akan menjadi tugas pertama bagi sang arsitek lapangan.
Sinergi antara Badan Tim Nasional dan pelatih baru menjadi kunci utama kesuksesan program jangka pendek ini.
Dengan berakhirnya spekulasi ini, fokus energi sepak bola nasional kini bisa beralih sepenuhnya pada aspek teknis.
Segera setelah administrasi rampung, sang pelatih dijadwalkan akan segera terbang menuju Jakarta untuk memulai tugasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka