-
Persib Bandung dan Persija Jakarta memperebutkan puncak klasemen Super League pada Januari 2026.
-
Ricky Nelson menghimbau suporter menjaga sportivitas tanpa kekerasan dalam laga bertajuk El Clasico.
-
Hanif Sjahbandi menegaskan rivalitas wajar terjadi selama tidak menyentuh isu rasisme yang merugikan.
Hanif Sjahbandi menganggap bahwa saling lempar tekanan psikologis adalah bagian tak terpisahkan dari pertandingan besar.
Menurutnya, atmosfer stadion yang bising justru menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk tampil maksimal.
Namun, ia menegaskan bahwa segala bentuk provokasi harus tetap memiliki batasan etika yang jelas dan tegas.
Diskriminasi dalam bentuk apapun tidak mendapatkan tempat dalam dunia olahraga profesional yang menjunjung tinggi keberagaman.
"Itu bumbu rivalitas. Kalau sudah ada rasisme baru itu tidak wajar. Selama masih dalam batas [psywar] itu hal yang biasa menurut saya," ujar Hanif Sjahbandi.
Hanif percaya bahwa kedewasaan suporter dan pemain akan diuji dalam laga tensi tinggi di Bandung nanti.
Sepak bola Indonesia sedang bertransformasi menuju industri yang lebih sehat dengan meminimalisir kejadian negatif di tribun.
Para penggawa Persija Jakarta mengaku sudah siap secara mental menghadapi teror suara dari pendukung lawan.
Profesionalisme di lapangan hijau menjadi kunci utama agar pertandingan tetap berjalan lancar hingga peluit akhir.
Baca Juga: El Clasico Masih Lama, Jordi Amat Sudah Kepikiran Duel Persija vs Persib Bandung
Melihat sejarah ke belakang, pertemuan kedua kesebelasan ini memang selalu menyuguhkan drama yang sangat menarik.
Meskipun secara akumulasi kemenangan Persija lebih unggul, namun kondisi beberapa tahun terakhir mulai mengalami perubahan.
Persib Bandung menunjukkan dominasi yang cukup signifikan ketika mereka bermain di depan pendukungnya sendiri.
Dalam kurun waktu delapan laga terakhir, tim Pangeran Biru berhasil mengamankan poin-poin penting dari rivalnya.
Persija kini datang dengan ambisi besar untuk memutus rekor apik sang tuan rumah di markas mereka.
Kondisi klasemen sementara Super League musim ini membuat laga ini terasa seperti partai final bagi keduanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Lewat Statistik Akhir, Timnas Indonesia Ternyata Dominan Atas Bulgaria
-
3 Pemain Timnas Indonesia Paling Berpengaruh di Laga Kontra Bulgaria
-
Melihat Performa Lini Depan Timnas Indonesia Kontra Bulgaria, Bagus Tapi Belum Maksimal
-
John Herdman Ungkap Peran Beckham Putra dan Dony Tri Pamungkas yang Krusial
-
Imbas Kalah dari Bulgaria, Timnas Indonesia Terancam Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027
-
Skuad Veteran Timnas Italia Sadar Piala Dunia 2026 Kesempatan Terakhir Mereka
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Italia vs Bosnia di Playoff Piala Dunia 2026
-
Justin Hubner Ungkap Perbedaan 3 Pelatih Timnas, Herdman Disebut Paling Detail
-
Dampak Polemik Paspor, Dean James Diparkir dari Latihan Go Ahead Eagles
-
Dony Tri Pamungkas Bikin Takjub Bintang Klub Liga Prancis: Saya Tunggu di Eropa!