Bola / Liga Inggris
Kamis, 01 Januari 2026 | 10:05 WIB
Ruben Amorim (dok Manchester United)
Baca 10 detik
  • Manchester United bermain imbang 1-1 melawan Wolves akibat gol balasan dari Ladislav Krejci.

  • Ruben Amorim tetap optimistis MU tembus Liga Champions meski skuad sedang dihantam badai cedera.

  • Setan Merah kini berada di peringkat enam klasemen dengan selisih dua poin dari empat besar.

Suara.com - Persaingan menuju kompetisi kasta tertinggi Eropa tetap menjadi prioritas utama bagi skuad Manchester United.

Meski gagal mengamankan poin penuh di kandang sendiri, semangat juang tim asuhan Ruben Amorim tidak luntur.

Hasil imbang di Old Trafford menjadi pelajaran berharga bagi Setan Merah dalam menatap sisa kompetisi.

Target kembali ke panggung Liga Champions musim depan menjadi harga mati yang terus diperjuangkan pemain.

Satu poin tambahan ini setidaknya menjaga posisi mereka tetap berada dalam jalur persaingan papan atas.

Pertemuan melawan Wolverhampton Wanderers pada Rabu dini hari berakhir tanpa pemenang dengan skor identik 1-1.

Joshua Zirkzee sempat memberikan harapan bagi pendukung tuan rumah lewat gol pembukanya yang cukup krusial.

Namun keunggulan tersebut sirna setelah Ladislav Krejci berhasil menyamakan kedudukan untuk tim tamu yang berjuluk Wolves.

Stadion Old Trafford menjadi saksi bisu upaya keras para pemain United membongkar pertahanan lawan yang rapat.

Baca Juga: Lini Tengah MU 'Macet'! Amorim Akui Duet Ugarte-Casemiro Tidak Ideal

Hasil ini membuat langkah United sedikit tertahan namun tetap memberikan tambahan modal poin di klasemen.

Ruben Amorim harus memutar otak karena kehilangan banyak pilar penting akibat cedera dan tugas negara.

Absennya sejumlah pemain kunci di lini tengah dan depan sangat memengaruhi dinamika permainan tim tersebut.

Beberapa nama besar harus menepi sehingga kekuatan tim tidak bisa tampil maksimal dalam laga pekan ini.

Meski kehilangan banyak opsi di bangku cadangan, strategi tetap dijalankan dengan memaksimalkan pemain yang tersedia.

Faktor kelelahan dan keterbatasan rotasi menjadi tantangan tersendiri bagi sang manajer asal Portugal tersebut.

Load More