- Presiden FIFA Gianni Infantino mengumumkan penghentian The Best FIFA Awards efektif setelah edisi 2025.
- Mulai 2026, FIFA akan mengadakan acara penghargaan resmi tahunan baru hasil kerja sama Dubai Sports Council.
- Penghargaan baru yang berpusat di Dubai ini bertujuan merayakan pencapaian terbaik sepak bola putra dan putri dunia.
Suara.com - Presiden FIFA Gianni Infantino resmi mengumumkan bahwa penghargaan The Best FIFA Awards akan dihentikan dan digantikan oleh format penghargaan baru mulai tahun 2026.
Keputusan besar ini menandai berakhirnya hampir satu dekade ajang The Best yang pertama kali diperkenalkan FIFA pada 2016.
Pengumuman tersebut disampaikan Infantino dalam World Sports Summit perdana di Dubai.
Mulai 2026, FIFA akan menggelar satu-satunya ajang penghargaan resmi tahunan melalui kerja sama dengan Dubai Sports Council.
Kesepakatan ini diresmikan lewat penandatanganan nota kesepahaman antara Gianni Infantino dan Sheikh Mansoor bin Mohammed bin Rashid Al Maktoum.
“Mulai 2026, ini akan menjadi satu-satunya acara penghargaan resmi tahunan FIFA, yang mempertemukan figur paling berpengaruh di sepak bola dunia untuk merayakan pemain, tim, dan pencapaian terbaik dari sepak bola putra dan putri,” tulis FIFA dalam pernyataan resminya.
Infantino menegaskan bahwa Dubai akan memainkan peran sentral dalam wajah baru penghargaan ini.
“Kami sangat senang bekerja sama dengan Dubai, kota yang hidup dan bernapas dengan sepak bola. Penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan cara inovatif untuk merayakan sepak bola dan menghormati performa terbaik di dalam maupun luar lapangan,” ujarnya.
Hingga kini, FIFA belum mengumumkan kategori penghargaan, mekanisme nominasi, kriteria penilaian, maupun jadwal acara untuk format baru tersebut.
Baca Juga: Cara Nonton Piala Dunia 2026 di TVRI, Total Ada 104 Pertandingan
Informasi lebih lanjut dijanjikan akan dirilis dalam beberapa bulan ke depan.
Selama ini, The Best memberikan penghargaan untuk pemain, kiper, dan pelatih terbaik di sepak bola putra dan putri, termasuk satu kategori pilihan penggemar.
Edisi 2025 menjadi yang terakhir dengan format lama, di mana Ousmane Dembele tercatat sebagai peraih penghargaan terbaru.
Langkah FIFA ini juga dipandang sebagai strategi untuk memperkuat posisi di tengah persaingan penghargaan global, terutama dengan Ballon d’Or milik France Football dan Globe Soccer Awards yang berbasis di Dubai.
Sejak FIFA dan France Football berpisah pada 2016, masing-masing berjalan dengan jalur sendiri.
Kini, dengan pemindahan lokasi ke Dubai, yang juga menjadi markas Globe Soccer Awards, FIFA berupaya meningkatkan prestise dan jangkauan global dari ajang barunya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Persija Jakarta Terancam Krisis Pemain Asing Jelang Laga Krusial Melawan Persijap Jepara di GBK
-
Naturalisasi Perdana Era John Herdman? Pemain Keturunan Tolak Cape Verde, Siap Bela Timnas Indonesia
-
Ivar Jenner Gabung Persija? Curhat Lawas Soal 'Sisi Gelap' Popularitas di Ibu Kota Kembali Viral
-
Persija Jakarta Masih Evaluasi Lini Depan Demi Bongkar Pertahanan Blok Rendah Lawan Persijap Jepara
-
Benarkah Jay Idzes ke AC Milan? Simak Rencana Transfer Klub Elite Serie A di Januari 2026
-
Fiorentina Sepakat Pinjam Manor Solomon dari Tottenham, Tinggal Tes Medis
-
Juventus Siap Berikan Kontrak Baru untuk Luciano Spalletti
-
Bukan Sekadar Tim Promosi: Granit Xhaka Bongkar Rahasia di Balik Kejutan Sunderland Musim Ini
-
Gagal di Piala Afrika 2025, Timnas Gabon Diskors Pemerintah, Staff Teknis Dibubarkan
-
Seleksi Timnas Indonesia U-20 Era Nova Arianto Dinilai Sulit: Banyak Pemain Berkualitas