-
AC Milan resmi pimpin klasemen Liga Italia usai tundukkan Cagliari dengan skor tipis 1-0.
-
Gol tunggal kemenangan Rossoneri dicetak oleh Rafael Leao pada awal babak kedua berlangsung.
-
Kemenangan ini membuat Milan unggul dua poin atas Inter Milan di posisi kedua klasemen.
Pelatih Cagliari menginstruksikan anak asuhnya untuk tampil lebih menyerang dan berani melakukan penetrasi ke area kotak penalti.
Berbagai skema serangan dibangun dari sisi sayap untuk membongkar kedisplinan para pemain belakang tim tamu Milan.
Namun, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat setiap peluang emas Cagliari terbuang dengan sia-sia begitu saja.
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor tipis satu kosong tetap bertahan untuk kemenangan Milan.
Kemenangan tipis namun sangat berharga ini membawa dampak yang signifikan bagi posisi Milan di liga.
Tambahan tiga poin memastikan AC Milan naik ke peringkat pertama klasemen dengan koleksi total 38 poin.
Catatan impresif ini diraih setelah mereka melakoni sebanyak 17 pertandingan sepanjang musim kompetisi berlangsung tahun ini.
Posisi ini membuat mereka unggul selisih dua poin dari rival sekota, Inter Milan, yang membuntuti.
Inter Milan kini harus puas tertahan di posisi kedua setelah tergeser oleh konsistensi performa skuad Rossoneri.
Baca Juga: Bursa Transfer Januari 2026: Inter Milan Butuh Wing Back dan Gelandang Baru
Kekalahan di kandang sendiri menjadi kerugian besar bagi Cagliari dalam upaya menjauh dari zona degradasi liga.
Hasil minor ini membuat Cagliari tidak beranjak dari posisi 14 klasemen sementara dengan perolehan 18 poin.
Mereka tercatat sudah memainkan 18 pertandingan namun masih kesulitan untuk menemukan performa terbaik di setiap laga.
Kesenjangan poin yang tipis di papan bawah menuntut Cagliari untuk segera bangkit pada pertandingan-pertandingan berikutnya.
Dukungan suporter di Unipol Domus belum mampu menyelamatkan mereka dari ketajaman lini serang pemain kelas dunia.
Secara statistik, laga ini menunjukkan betapa krusialnya efektivitas serangan dalam menentukan hasil akhir sebuah pertandingan sepak bola.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Resmi! Kata-kata Liam Rosenior Usai Dikontrak Chelsea Hingga 2032
-
Pelaku Cuma Ditegur, Ini Klarifikasi Kafi FC soal Tendangan Kung Fu Liga 4 Yogya
-
Sassuolo vs Juventus: Dear Jay Idzes, Hati-hati dengan Mesin Gol Si Nyonya Tua Ini
-
Paul Scholes Peringatkan Man United Jangan Rekrut Enzo Maresca, Kenapa?
-
Data Menyedihkan di Balik Ruben Amorin Dipecat Manchester United, Parah Sih...
-
Calon Pelatih Chelsea Liam Rosenior: Pengagum Sir Alex Ferguson, Peniru Jurgen Klopp
-
Komentar Tidak Biasa Pelatih Asal Malaysia Soal John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia
-
Cerita John Herdman Kena Maki Eks Pelatih Lionel Messi
-
Horor Menit 73 Liga 4 DIY: Tendangan Kung Fu Leher Disasar, Wasit Tutup Mata
-
Ngeri! Anggota FBI Pantau Laga Maroko vs Kongo di Piala Afrika 2025, Mau Nyulik Siapa?