- Emil Audero tampil heroik saat Cremonese kalah 1-0 dari Fiorentina di Stadion Artemio Franchi, Minggu (4/1/2026).
- Audero meraih rating 8,2, hampir menyamai David de Gea (rating 8,3) dan melakukan tujuh penyelamatan.
- Meskipun performa individu baik, kekalahan ini menyoroti perlunya tim bermain dengan intensitas 100 persen.
Suara.com - Meskipun harus menelan kekalahan pahit di menit akhir, kiper Timnas Indonesia Emil Audero sukses mencuri panggung dalam duel sengit melawan Fiorentina, Minggu (4/1/2026) malam.
Tampil heroik di bawah mistar, performanya bahkan nyaris mengimbangi kiper bintang dunia di kubu lawan, David de Gea.
Laga di Stadion Artemio Franchi itu memang menjadi panggung bagi dua penjaga gawang kelas dunia.
Cremonese menurunkan Emil Audero sebagai starter, sementara gawang Fiorentina dikawal oleh mantan kiper Manchester United, David de Gea.
Pertandingan berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk tuan rumah, berkat gol telat dari Moise Kean di masa injury time.
Namun, di balik skor tersebut, tersaji sebuah duel statistik yang luar biasa antara kedua kiper.
Berdasarkan data dari FotMob, Emil Audero keluar sebagai pemain dengan rating tertinggi di kubu Cremonese, mencapai 8,2.
Angka ini hanya terpaut tipis dari rating 8,3 yang diraih oleh David de Gea.
Namun jika dibedah lebih dalam, Audero justru unggul dalam hal aksi penyelamatan.
Baca Juga: Napoli Menang, Conte Blak-blakan soal Jarak dengan Inter, Milan, Juventus
Kiper kelahiran Mataram ini tampil super sibuk dan sukses mementahkan tujuh peluang emas dari para penyerang Fiorentina.
Statistiknya mencatat tiga diving save dan tiga penyelamatan di dalam kotak penalti.
Sebagai perbandingan, David de Gea melakukan dua penyelamatan sepanjang laga.
Performa individual Audero yang gemilang sayangnya tidak cukup untuk menyelamatkan timnya.
Pelatih Cremonese, Davide Nicola mengakui bahwa timnya tampil di bawah standar.
"Pertandingan ini seharusnya membuat kita mengerti bahwa berada di level 90 persen saja tidak cukup; untuk menjadi kompetitif dan berkualitas tinggi, kita harus selalu berada di level 100 persen," ujar Nicola.
Berita Terkait
-
Meski Kalah, Emil Audero Catatkan Performa Lebih Gemilang dari David De Gea
-
Statistik Bicara: Emil Audero Jadi Pemain Terbaik Usai Cremonese Ditekuk Fiorentina
-
Fiorentina Sepakat Pinjam Manor Solomon dari Tottenham, Tinggal Tes Medis
-
3 Pemain Timnas Indonesia Masuk Skuad Terbaik Asia 2025
-
Emil Audero Cs Dapat Kabar Baik Jelang Duel Lawan Fiorentina
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Resmi! Kata-kata Liam Rosenior Usai Dikontrak Chelsea Hingga 2032
-
Pelaku Cuma Ditegur, Ini Klarifikasi Kafi FC soal Tendangan Kung Fu Liga 4 Yogya
-
Sassuolo vs Juventus: Dear Jay Idzes, Hati-hati dengan Mesin Gol Si Nyonya Tua Ini
-
Paul Scholes Peringatkan Man United Jangan Rekrut Enzo Maresca, Kenapa?
-
Data Menyedihkan di Balik Ruben Amorin Dipecat Manchester United, Parah Sih...
-
Calon Pelatih Chelsea Liam Rosenior: Pengagum Sir Alex Ferguson, Peniru Jurgen Klopp
-
Komentar Tidak Biasa Pelatih Asal Malaysia Soal John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia
-
Cerita John Herdman Kena Maki Eks Pelatih Lionel Messi
-
Horor Menit 73 Liga 4 DIY: Tendangan Kung Fu Leher Disasar, Wasit Tutup Mata
-
Ngeri! Anggota FBI Pantau Laga Maroko vs Kongo di Piala Afrika 2025, Mau Nyulik Siapa?