- Jamie Carragher mengkritik keras Ruben Amorim sebelum pemecatan resmi Manchester United pada Senin (5/1) pagi.
- Amorim dipecat setelah mengkritik otoritas klub dan menyinggung janji Sir Jim Ratcliffe serta Ineos.
- Carragher menilai Amorim tidak kompeten, mengkritik taktiknya yang inkonsisten, dan dana klub sudah memadai.
Suara.com - Jamie Carragher, legenda Liverpool memberikan kritik pedas kepada Ruben Amorim sebelum ia dipecat oleh manajemen Manchester United.
Ruben Amorim resmi dipecat Manchester United, Senin (5/1) pagi waktu setempat. Sebelumnya pelatih asal Portugal itu membuat pernyataan kontroversial usai United ditahan imbang Leeds United 1-1.
Dalam wawancara pasca-pertandingan, Amorim menegaskan ingin dianggap sebagai manajer bukan sekadar pelatih kepala dan menyinggung soal janji otoritas yang ia klaim diberikan oleh pemilik klub, Sir Jim Ratcliffe dan Ineos, saat ia diangkat November 2024.
Amorim juga menyoroti kinerja departemen scouting, direktur olahraga Jason Wilcox, dan mantan kapten Gary Neville, yang kerap mengkritik metode pelatih asal Portugal itu.
Carragher menilai sikap Amorim sebagai bentuk kesalahan besar.
“Dia berada dalam posisi yang sama sekali tidak berhak untuk mengkritik orang-orang yang menunjuknya. Dia tidak cukup baik. Dia bahkan nyaris tidak kompeten untuk menjadi manajer Premier League saat ini,” tegas Carragher di Sky Sports.
Carragher menambahkan, masalah Amorim bukan soal kurangnya dukungan finansial dari klub.
“Manchester United telah memberikan lebih dari cukup. Mereka menghabiskan ratusan juta pound musim panas lalu untuk memperkuat tim, termasuk Matheus Cunha, Benjamin Sesko, dan Bryan Mbeumo. Jika dia mengeluh soal dana sekarang, itu jelas tidak berdasar,” katanya.
Legenda Liverpool itu juga menyoroti inkonsistensi taktik Amorim, mulai dari peralihan sistem lima bek ke empat bek, yang menurut Carragher menimbulkan salah satu performa terburuk musim ini.
Baca Juga: Apa Penyebab Pelatih Manchester United Ruben Amorim Dipecat?
“Tidak ada manajer lain yang akan mendapatkan hasil buruk seperti itu dengan skuad Manchester United. Ini tim yang dikelolanya,” kata Carragher.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Apa Penyebab Pelatih Manchester United Ruben Amorim Dipecat?
-
6 Kandidat Pengganti Ruben Amorim di Manchester United: Dari Xavi hingga Enzo Maresca
-
Siapa Darren Fletcher? Sosok Pelatih Interim Manchester United Pasca Pecat Ruben Amorim
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Breaking News! Manchester United Pecat Ruben Amorim
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Cerita Zinedine Zidane Tak Umbar Iman Islam: Puasa, Salat Bukan Buat Pencitraan
-
Eks Direktur Liverpool Bongkar Teori Konspirasi 115 Tuduhan Pelanggaran Finansial Man City
-
Hajar Persebaya, Mario Lemos Puji Performa Luar Biasa Persijap Jepara
-
Persis Solo Imbang Lagi dan Makin Terbenam, Milomir Seslija Salahkan Hal Ini
-
Kebijakan Tarif Donald Trump Bikin Resah Negara Peserta Piala Dunia 2026, Seruan Boikot Menguat?
-
Real Madrid Tumbang di Markas Osasuna, Ini Dalih Alvaro Arbeloa
-
Nganggur Milih-milih Pekerjaan, Xabi Alonso Tolak Latih Klub Problematik
-
Persib Bandung Fokus ke Super League, Federico Barba: Kami Ingin Menang di Setiap Laga
-
Babak Baru Kasus Rasisme Vinicius Jr: Kubu Gianluca Prestianni Melawan Balik
-
Dampak Kegemilangan Debut Maarten Paes di Ajax, Pelatih Lawan Sampai Ngamuk