-
Juventus menghadapi Sassuolo di Mapei Stadium untuk mempertahankan posisi empat besar klasemen Serie A.
-
Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, berambisi mengulang sukses mencetak gol ke gawang Juventus pekan ini.
-
Statistik menunjukkan Juventus mendominasi kemenangan atas Sassuolo meskipun performa kedua tim kini sedang berimbang.
Bagi Sassuolo, mengalahkan Juventus akan menjadi momentum kebangkitan untuk merangkak naik ke papan atas klasemen.
Sejarah mencatat bahwa Juventus merupakan lawan paling tangguh yang sering memberikan kekalahan bagi pihak Sassuolo.
Dominasi Sejarah I Bianconeri Atas I Neroverdi
Berdasarkan data resmi, Juventus telah memenangkan 15 pertemuan, tiga kali imbang, dan hanya kalah empat kali.
Namun dalam enam duel terbaru, kekuatan kedua tim terlihat sangat seimbang dengan masing-masing tiga kemenangan.
Statistik menunjukkan skor 3-1 untuk keunggulan Juventus menjadi hasil yang paling sering muncul di papan skor.
Pertemuan yang berakhir dengan skor identik tersebut sudah terjadi sebanyak lima kali dalam sejarah kedua klub.
Menariknya, Juventus memiliki rekor yang cukup impresif saat bertanding tepat pada perayaan Hari Epifani.
Catatan Individu Pemain dan Rekor Assist
Baca Juga: Prediksi Sassuolo vs Juventus di Liga Italia 7 Januari 2026, Jay Idzes Dalam Masalah Besar
Klub asal Turin ini tidak terkalahkan dalam enam laga terakhir di tanggal tersebut dengan empat kemenangan.
Pertahanan mereka juga sangat solid saat bermain di awal Januari dengan hanya kebobolan tiga gol saja.
Fakta menarik lainnya datang dari sosok Weston McKennie yang menunjukkan konsistensi luar biasa di Liga Italia.
McKennie menjadi pemain yang selalu mencetak gol dalam lima musim beruntun bersama striker andalan Dusan Vlahovic.
Di lini tengah, Manuel Locatelli mencatatkan performa gemilang dengan total 1.078 umpan akurat musim ini.
Ambisi Jay Idzes Mengulang Memori Gol
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Striker Kelahiran Hawaii Dapat Restu John Herdman, Kapan Bela Timnas Indonesia?
-
Blak-blakan John Herdman di Depan Erick Thohir, Tuntut PSSI Perbaiki Masalah Ini
-
Barcelona Dipermalukan Atletico, Hansi Flick Semprot Wasit: Buat Apa Ada VAR!
-
Keok di Menit Akhir, Rui Borges Peringatkan Arsenal: Sporting CP Siap Beri Kejutan di Emirates
-
Kalah 0-2 Tapi Kuasai Laga dengan 10 Pemain, Hansi Flick Pede Barcelona Balas Atletico di Leg Kedua
-
PSG Bungkam Liverpool 2-0, Kvaratskhelia: Kami Harusnya Bisa Bantai Mereka
-
Jadi Pahlawan Persib Lawan Semen Padang, Ramon Tanque Ungkap Makna Selebrasi Uniknya
-
Hasil Liga Champions Tadi Malam: Barcelona Tumbang di Kandang, PSG Jinakkan Liverpool 2-0
-
Pundit Belanda Kritik keras Maarten Paes Usai Ajax Telan Pil Pahit Lagi
-
Raih Gelar Young Player of The Month, Muhammad Ragil Ingin Terus Belajar