- Penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia diharapkan membuka kembali negosiasi pemain keturunan Eropa.
- Bek Leeds United, Pascal Struijk, sempat dikabarkan setuju, namun ia mensyaratkan lolos Piala Dunia 2026.
- Herdman diharapkan memanfaatkan kemampuan negosiasi untuk meyakinkan Struijk, bek berharga 20 juta Euro.
Suara.com - Penunjukan John Herdman sebagai pelatih kepala baru Timnas Indonesia membawa angin segar dan aura optimisme yang begitu besar bagi publik sepak bola Tanah Air.
Kedatangan juru taktik asal Inggris ini diharapkan mampu membuka kembali pintu negosiasi dengan para pemain keturunan kelas A di Eropa yang sempat tertunda.
Salah satu nama besar yang kembali mencuat ke permukaan dan paling dinantikan adalah bek andalan Leeds United, Pascal Struijk.
Pemain berpostur jangkung ini memang sempat santer dikabarkan bakal berseragam Merah Putih sepanjang tahun 2024 hingga 2025 lalu.
Bahkan, media Belanda Voetbal Primeur melalui jurnalisnya, Dennie van Laar, sempat mengklaim bahwa Struijk sudah mendapatkan lampu hijau untuk membela Indonesia.
Van Laar memuji Struijk sebagai pemain luar biasa yang sayangnya jarang mendapatkan sorotan publik yang semestinya.
Spekulasi kian memanas ketika Struijk tertangkap kamera sedang bersama Patrick Kluivert pada April 2025 saat menyaksikan laga Oxford United kontra Leeds United.
Namun, hambatan besar muncul seiring kabar bahwa sang pemain hanya bersedia bergabung jika Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
Syarat tersebut kini menjadi tanda tanya besar mengingat Skuad Garuda dipastikan gagal melaju ke putaran final turnamen akbar tersebut.
Baca Juga: John Herdman Datang, Bayang-bayang Kegagalan Peter Withe Hantui Timnas Indonesia?
Meski demikian, peluang untuk mendaratkan Struijk dinilai belum sepenuhnya tertutup rapat bagi PSSI.
Di sinilah peran vital John Herdman sangat dinantikan untuk melakukan pendekatan persuasif kepada sang pemain.
Mantan pelatih Timnas Kanada ini dikenal memiliki kemampuan negosiasi yang ulung dan piawai membangun kepercayaan dengan pemain bintang.
Jika Herdman sukses meyakinkan Struijk, bek berusia 26 tahun itu akan memecahkan rekor sebagai pemain termahal sepanjang sejarah Timnas Indonesia.
Nilai pasarnya saat ini ditaksir mencapai angka fantastis 20 juta euro atau setara dengan Rp392 miliar.
Secara taktik, Struijk adalah kepingan puzzle yang sempurna untuk mengisi pos bek tengah kiri dalam formasi 3-4-3 andalan Herdman.
Kehadirannya akan membentuk trio pertahanan elit dan menakutkan bersama Kevin Diks serta Jay Idzes di lini belakang Garuda.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Cerita Zinedine Zidane Tak Umbar Iman Islam: Puasa, Salat Bukan Buat Pencitraan
-
Eks Direktur Liverpool Bongkar Teori Konspirasi 115 Tuduhan Pelanggaran Finansial Man City
-
Hajar Persebaya, Mario Lemos Puji Performa Luar Biasa Persijap Jepara
-
Persis Solo Imbang Lagi dan Makin Terbenam, Milomir Seslija Salahkan Hal Ini
-
Kebijakan Tarif Donald Trump Bikin Resah Negara Peserta Piala Dunia 2026, Seruan Boikot Menguat?
-
Real Madrid Tumbang di Markas Osasuna, Ini Dalih Alvaro Arbeloa
-
Nganggur Milih-milih Pekerjaan, Xabi Alonso Tolak Latih Klub Problematik
-
Persib Bandung Fokus ke Super League, Federico Barba: Kami Ingin Menang di Setiap Laga
-
Babak Baru Kasus Rasisme Vinicius Jr: Kubu Gianluca Prestianni Melawan Balik
-
Dampak Kegemilangan Debut Maarten Paes di Ajax, Pelatih Lawan Sampai Ngamuk