- PSSI resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia pada 3 Januari 2026 menggantikan Patrick Kluivert.
- Pelatih Malaysia Raja Isa meminta publik bersabar, menekankan sepak bola Indonesia memulai dari awal membutuhkan waktu.
- Raja Isa meminta PSSI tidak melakukan intervensi teknis agar Herdman dapat bekerja optimal dengan kepercayaan penuh.
Suara.com - Pelatih asal Malaysia, Raja Isa Raja Akram Syah, memberikan komentar yang cukup tidak biasa terkait penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia.
PSSI secara resmi menunjuk Herdman untuk menggantikan Patrick Kluivert pada Sabtu, 3 Januari 2026.
Proses pemilihan pelatih kali ini disebut dilakukan lebih serius dan penuh kehati-hatian.
Perwakilan federasi bahkan terbang ke Eropa untuk melakukan fit and proper test secara langsung.
Dari proses panjang tersebut, John Herdman akhirnya dipercaya menjadi nakhoda baru skuad Garuda.
Ekspektasi publik pun langsung meninggi mengingat rekam jejak Herdman bersama Timnas Kanada.
Namun Raja Isa justru mengingatkan publik agar tidak terburu-buru berharap hasil instan.
Menurutnya, sepak bola Indonesia saat ini sedang memulai ulang dari titik awal.
Ia menilai semua pihak harus bersabar dan memahami bahwa proses membutuhkan waktu.
Baca Juga: Pernah Kerja Bareng John Herdman di Kanada, Legenda MU Bisa Jadi Asisten Pelatih Timnas Indonesia
Raja Isa menegaskan kekalahan di awal kepemimpinan Herdman adalah hal yang sangat wajar.
Sepak bola, kata dia, selalu berisi dinamika antara menang dan kalah.
Ia juga menyoroti pola pikir publik yang masih menuntut Timnas Indonesia selalu menang.
Mindset seperti itu dinilai perlu diubah demi perkembangan jangka panjang.
Raja Isa meminta PSSI berperan aktif menjelaskan situasi ini kepada masyarakat.
Ia melihat publik masih terjebak romantisme era Shin Tae-yong.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Tristan Gooijer Terpantau Liburan di Indonesia, Sekalian Urus Dokumen?
-
Cetak Gol Penting, Striker Muda Keturunan Bandung Antar Willem II Promosi ke Eredivisie
-
Persib Bandung Raih Bonus Rp1 Miliar Usai Cetak Hattrick Juara Super League
-
Alasan Dean James Tak Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni
-
Persib Bandung Kampium, Konvoi Kemenangan Mengular Bandung Membiru Rayakan Sejarah
-
Jadi Ajang Seleksi Pemain Timnas Putri U-16, Arema FC Juara HSL Surabaya
-
Profil Como 1907, Klub Liga Italia Milik Orang Indonesia Jadi Klub Papan Atas Serie A
-
Dari Kejurnas ke Super League, Mengintip 10 Gelar Juara Persib Sepanjang Sejarah!
-
Super League 2025/2026: David da Silva Rajai Top Skor dan Masuk Best XI Super League
-
Persija Jakarta Pecah Rekor Poin Tertinggi, Mauricio Souza Tetap Sesali Inkonsistensi JIS