- John Herdman berpotensi merekrut Phil Neville sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia karena pernah bekerja sama di Kanada.
- Herdman dan Neville berkolaborasi singkat di Timnas Kanada selama tahun 2023, menunjukkan adanya chemistry antara keduanya.
- Neville saat ini masih terikat kontrak sebagai pelatih kepala Portland Timbers hingga akhir tahun 2026, menjadi kendala.
Suara.com - Babak baru Timnas Indonesia di bawah komando John Herdman berpotensi diwarnai oleh sebuah kejutan besar.
Bukan sekadar nama pelatih kepala yang mentereng, kursi asistennya kini santer dikaitkan dengan seorang figur legendaris dari Manchester United atau MU, Phil Neville.
Rumor ini bukan sekadar isapan jempol belaka. Ada sebuah indikasi kuat yang menjadi dasar dari spekulasi ini.
Phil Neville ternyata bukanlah sosok yang asing bagi John Herdman. Keduanya pernah bahu-membahu di Timnas Kanada pada tahun 2023.
Saat itu, legenda yang menghabiskan lebih dari satu dekade di Old Trafford ini menjabat sebagai asisten pelatih di bawah komando Herdman.
Meskipun kolaborasi mereka berlangsung singkat, dari 9 Juni hingga 31 Desember 2023, fakta bahwa Herdman pernah secara pribadi menunjuknya menjadi sinyal paling jelas akan adanya chemistry dan kepercayaan di antara keduanya.
Apalagi keduanya sama-sama berasal dari Inggris yang tentu membuat mereka paham satu sama lain.
Koneksi tersebut yang kini memicu spekulasi besar bahwa Herdman akan kembali memanggil tangan kanannya itu untuk membantunya membangun era baru di skuad Garuda.
Namun, jalan untuk mewujudkan reuni duet maut ini tidak akan mudah. Ada satu penghalang besar yang harus dihadapi PSSI.
Baca Juga: Ujian Jay Idzes di Sassuolo vs Juventus, Hadapi Striker Polesan John Herdman
Saat ini, Phil Neville masih terikat kontrak sebagai pelatih kepala klub Major League Soccer (MLS), Portland Timbers. Kontraknya di sana baru akan berakhir pada 31 Desember 2026.
Membajak seorang pelatih kepala yang sedang aktif di liga sekompetitif MLS jelas akan menjadi sebuah tantangan negosiasi yang sangat rumit dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Berita Terkait
-
Pengakuan Jujur Joey Pelupessy: Hancur Lebur Dua Pekan usai Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia
-
Wawancara Joey Pelupessy: Era Kluivert Berakhir Pahit, Kini Lembar Baru Bersama John Herdman
-
Pelatih Tottenham Hotspur Sindir Man United Usai Pecat Ruben Amorim, Takut Bernasib Sama?
-
John Herdman Dibuat Pusing Komposisi Pemain Timnas Indonesia, Ada Masalah Apa?
-
Jejak Sjoerd Woudenberg, Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Kini Gabung AZ Alkmaar
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Cerita Zinedine Zidane Tak Umbar Iman Islam: Puasa, Salat Bukan Buat Pencitraan
-
Eks Direktur Liverpool Bongkar Teori Konspirasi 115 Tuduhan Pelanggaran Finansial Man City
-
Hajar Persebaya, Mario Lemos Puji Performa Luar Biasa Persijap Jepara
-
Persis Solo Imbang Lagi dan Makin Terbenam, Milomir Seslija Salahkan Hal Ini
-
Kebijakan Tarif Donald Trump Bikin Resah Negara Peserta Piala Dunia 2026, Seruan Boikot Menguat?
-
Real Madrid Tumbang di Markas Osasuna, Ini Dalih Alvaro Arbeloa
-
Nganggur Milih-milih Pekerjaan, Xabi Alonso Tolak Latih Klub Problematik
-
Persib Bandung Fokus ke Super League, Federico Barba: Kami Ingin Menang di Setiap Laga
-
Babak Baru Kasus Rasisme Vinicius Jr: Kubu Gianluca Prestianni Melawan Balik
-
Dampak Kegemilangan Debut Maarten Paes di Ajax, Pelatih Lawan Sampai Ngamuk