-
Manchester United memecat Ruben Amorim karena konflik kewenangan jabatan pada awal Januari ini.
-
Darren Fletcher menjadi pelatih interim sementara manajemen mengincar Zidane Maresca dan Ole Solskjaer.
-
Keputusan manajer baru sangat krusial bagi stabilitas dan prestasi Setan Merah musim ini.
Pelatih muslim ini memiliki daya tarik luar biasa bagi klub besar karena kemampuannya memenangkan trofi bergengsi secara beruntun.
Kehadirannya dianggap mampu mengembalikan mentalitas juara yang selama ini hilang dari ruang ganti Manchester United.
Opsi Strategis Melalui Enzo Maresca
Kandidat berikutnya yang masuk dalam radar pencarian manajemen adalah mantan pelatih Chelsea yakni Enzo Maresca.
Maresca baru saja dibebaskan dari tugasnya oleh manajemen The Blues pada pergantian tahun tepatnya Kamis kemarin.
Alasan kepergiannya dari London memiliki kemiripan dengan kasus Amorim yaitu adanya perselisihan internal dengan manajemen.
Namun catatan prestasinya tidak bisa dipandang sebelah mata karena ia sukses memberikan trofi level internasional.
Ia tercatat berhasil membawa Chelsea menjuarai ajang UEFA Conference League serta kompetisi bergengsi Piala Dunia Antarklub.
Kembalinya Sosok Ole Gunnar Solskjaer
Baca Juga: Pelatih Tottenham Hotspur Sindir Man United Usai Pecat Ruben Amorim, Takut Bernasib Sama?
Pilihan yang dianggap paling masuk akal bagi situasi Manchester United saat ini adalah Ole Gunnar Solskjaer.
Pelatih berkebangsaan Norwegia ini sudah mengenal luar dalam karakteristik serta budaya kerja di lingkungan Old Trafford.
Pada masa kepemimpinan sebelumnya ia sanggup membawa tim menjadi runner-up di kompetisi Premier League Inggris.
Solskjaer juga memiliki catatan mengantar tim ke babak final Liga Europa pada musim kompetisi tahun 2020/2021.
Dukungan dari basis penggemar lama mungkin menjadi faktor penguat bagi kembalinya sang legenda ke kursi pelatih.
Mencari Stabilitas di Teater Impian
Manajemen klub kini harus bergerak cepat dan cermat agar momentum kebangkitan tim tidak hilang begitu saja.
Ketiga nama tersebut menawarkan kelebihan berbeda yang bisa disesuaikan dengan visi jangka panjang pemilik klub.
Publik kini menanti siapa yang akan dipilih untuk menahkodai Bruno Fernandes dan kawan-kawan di lapangan.
Keputusan akhir nanti akan sangat menentukan arah perjalanan Manchester United dalam sisa musim kompetisi kali ini.
Semua mata tertuju pada pergerakan transfer pelatih yang dilakukan oleh manajemen tim di bursa Januari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
FIFA Selidiki Dugaan Rasial Terhadap IShowSpeed di Piala Dunia 2026, Laga Argentina Jadi Sorotan
-
Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik
-
Kylian Mbappe Dijuluki 'Mobut' di Timnas Prancis, Apa Artinya?
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Persija dan Persib Sumbang Paling Banyak
-
Wasit Argentina Pimpin Perancis vs Maroko, Les Bleus Tak Gentar Lawan Keputusan FIFA
-
Wasit Final Piala Dunia 2022 Bongkar Kesalahan VAR Anulir Gol Mesir ke Gawang Argentina
-
FIFA Disorot! Seluruh Ofisial Laga Prancis vs Maroko Berasal dari Argentina
-
Granit Xhaka Tak Takut Hadapi Lionel Messi, Swiss Siap Ukir Sejarah Kontra Argentina
-
Kasusnya Viral, Senator Paraguay Ancam Penjarakan Kylian Mbappe
-
Mesir Tuduh Piala Dunia Diseting untuk Argentina: Dunia Memang Tak Adil, Kenapa di Olahraga Juga?