-
Paris Saint-Germain menang telak 3-0 atas Lille melalui gol Dembele dan Barcola.
-
Kemenangan ini membuat PSG semakin nyaman di posisi puncak klasemen sementara Ligue 1.
-
Pemain Timnas Indonesia Calvin Verdonk belum bisa bermain karena masih mengalami cedera fisik.
Suara.com - Pertarungan sengit terjadi di markas besar Paris Saint-Germain saat menjamu tantangan Lille dalam lanjutan kompetisi Ligue 1.
Stadion Parc des Princes menjadi saksi bisu keperkasaan tim asuhan tuan rumah yang tampil sangat percaya diri.
Sejak peluit pertama dibunyikan, intensitas pertandingan langsung memuncak dengan serangan cepat dari kedua belah kubu.
Publik tuan rumah sempat terdiam sejenak ketika tim tamu hampir saja mencetak gol pembuka di detik-detik awal.
Beruntung bagi Les Parisiens karena dewi fortuna masih berpihak pada pertahanan mereka yang cukup solid malam itu.
Lille menciptakan peluang emas hadir pertamanya pada menit pertama melalui sepakan Olivier Giroud dari luar kotak penalti, yang membentur tiang gawang PSG.
Kegagalan konversi gol dari Giroud tersebut seolah menjadi alarm bagi barisan pertahanan Paris Saint-Germain untuk lebih waspada.
Tuan rumah tidak butuh waktu lama untuk merespons ancaman tersebut dengan penguasaan bola yang sangat dominan.
Aliran bola dari kaki ke kaki diperagakan oleh Vitinha dan Fabian Ruiz untuk membongkar rapatnya pertahanan Lille.
Baca Juga: Dirumorkan Ogah Perpanjang Kontrak, Luis Enrique ke Manchester United?
Tetapi 12 menit kemudian PSG yang membuka keunggulan keran golnya melalui aksi individu yang sangat luar biasa.
Ousmane Dembele memecah kebuntuan dengan sebuah tendangan roket yang membuat pendukung tuan rumah bersorak kegirangan.
Dembele melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang gagal dihalau kiper Lille, Berke Ozer.
Kiper Berke Ozer tampak tidak berdaya menghalau laju bola yang meluncur sangat deras menuju sudut gawangnya.
Skor 1-0 tersebut membuat PSG semakin leluasa dalam mendikte tempo permainan di sisa waktu babak pertama.
Lille berusaha bangkit namun koordinasi lini tengah mereka seringkali patah sebelum sempat memasuki area terlarang lawan.
Di sisi lain, publik sepak bola tanah air harus menelan kekecewaan karena pemain bertahan andalan tidak masuk line-up.
Bek timnas Indonesia, Calvin Verdonk masih absen membela Lille karena cedera yang dialaminya beberapa waktu lalu.
Kehilangan sosok Verdonk di sisi kiri pertahanan tampak memberikan celah yang terus dieksploitasi oleh para penyerang PSG.
Memasuki paruh kedua, skuat bertabur bintang milik Paris Saint-Germain sama sekali tidak menurunkan intensitas serangan mereka.
Pada babak kedua, PSG semakin dominan dalam melakukan tekanan demi tekanan ke jantung pertahanan lawan yang mulai rapuh.
Keunggulan tipis satu gol tidak membuat tim asuhan Luis Enrique merasa aman sehingga mereka terus menggempur.
Momen krusial kembali tercipta ketika Dembele menunjukkan kualitas kelas dunianya di dalam kotak penalti Lille yang padat.
Winger timnas Prancis itu melewati beberapa pemain di kotak penalti sebelum mencungkil bola melewati Ozer untuk menggandakan keunggulan tuan rumah.
Dembele kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-64 yang membuat mentalitas pemain lawan semakin terpuruk.
Keunggulan dua angka tersebut membuat rotasi pemain mulai dilakukan untuk menjaga kebugaran penggawa kunci Paris Saint-Germain.
Lille sebenarnya mencoba melakukan serangan sporadis melalui Ethan Mbappe dan Bentaleb demi memperkecil ketertinggalan skor mereka.
Namun pertahanan yang dikomandoi oleh Marquinhos tampil sangat disiplin dan tidak memberikan ruang bagi Olivier Giroud.
PSG memastikan kemenangan telak pada masa injury setelah sebuah kesalahan fatal terjadi di lini belakang tim tamu.
Bradley Barcola mencuri bola dari penguasaan pemain Lille dan melepaskan tembakan keras yang bersarang di gawang, menutup laga dengan skor 3-0.
Gol penutup dari Barcola tersebut menjadi penyempurna malam yang indah bagi para penggemar fanatik klub asal Paris tersebut.
Kemenangan meyakinkan ini membawa dampak yang sangat signifikan bagi posisi kedua tim di tabel klasemen sementara.
PSG kokoh memuncaki klasemen dengan 42 poin, unggul dua poin atas Lens di peringkat kedua dengan 40 poin dari 17 laga.
Sementara Lille tertahan di posisi keempat dengan 32 poin, demikian laman Ligue 1 memberikan informasi detailnya.
Paris Saint-Germain menurunkan formasi kuat dengan komposisi Chevalier, Zaire-Emery, Marquinhos, Pacho, Nuno Mendes, Fabian Ruiz, Vitinha, Mayulu, Kvaratskhelia, Dembele, dan Doue.
Sedangkan Lille merespons dengan susunan Ozer, Santos, Ngoy, Mandi, Perraud, Mukau, Bouaddi, Ethan Mbappe, Bentaleb, Haraldsson, serta ujung tombak Olivier Giroud.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Malam yang Berat Buat Garnacho! Dibanting Luke Shaw, Diolok-olok Pemain MU di Sosmed
-
Wow! Naik Kereta 15 Menit di Piala Dunia 2026, Suporter Inggris Wajib Bayar Rp2 Juta
-
Dewa United vs Persib Bandung, Marc Klok Bawa Misi Khusus di Tanah Jawara
-
Persib Siap Tempur! Bojan Hodak Bidik 3 Poin di Kandang Dewa United
-
Persija Jakarta Cuma Menang Tipis, Van Basty: 1-0 atau 10-0 Sama Saja
-
Ditekuk MU, Chelsea Alami 4 Kekalahan Beruntun, Nasib Liam Rosenior di Ujung Tanduk?
-
Atmosfer GBK Bikin Ronaldo Nazario Merinding: Terima Kasih Indonesia
-
Bojan Hodak Tegas! Tak Ada Laga Mudah untuk Persib di Sisa Musim
-
Misi Tiga Poin di Markas City: Mikel Arteta Tolak Strategi 'Parkir Bus'!
-
Nenek Lahir di Jakarta, Eks Anak Asuh Giovanni van Bronckhorst Siap Bela Timnas Indonesia