- Pelatih Singapura, Gavin Lee, mengapresiasi penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia oleh PSSI.
- Lee menyoroti keberhasilan Herdman membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 sebagai rekam jejak mengesankan.
- Indonesia dan Singapura akan bersua di Grup A Piala AFF 2026 yang diprediksi sangat ketat persaingannya.
Suara.com - Penunjukan John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia langsung mendapat perhatian dari rival di Asia Tenggara.
Salah satunya datang dari pelatih Timnas Singapura, Gavin Lee, yang secara terbuka memberikan apresiasi terhadap keputusan PSSI tersebut.
Gavin Lee menilai John Herdman bukan sosok sembarangan.
Rekam jejaknya bersama Timnas Kanada, khususnya keberhasilan membawa negaranya lolos ke Piala Dunia 2022 setelah penantian panjang selama 36 tahun, menjadi bukti kapasitas pelatih asal Inggris itu di level internasional.
Pencapaian tersebut membuat Gavin Lee menyebut langkah PSSI menunjuk Herdman sebagai keputusan besar dan berani.
Menurutnya, Timnas Indonesia kini berada di jalur yang tepat untuk membangun kembali kekuatan tim nasional setelah kegagalan di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026.
"Ya, jelas ini adalah perekrutan yang fantastis, saya rasa, untuk Indonesia," kata Gavin Lee kepada awak media beberapa waktu lalu.
"Dia (John Herdman) telah memimpin tim (Kanada) ke Piala Dunia dan itu sangat mengesankan."
"Dan, mari kita lihat bagaimana performanya di pertandingan mendatang dan kita pasti akan melakukan persiapan yang matang," tuturnya.
Baca Juga: Lupakan Gagal ke Piala Dunia 2026, Kevin Diks Kobarkan Semangat untuk Piala Asia 2027
John Herdman sendiri kini dibebani tugas berat untuk membangun ulang Timnas Indonesia, setelah sebelumnya skuad Garuda tersingkir di Babak Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia saat masih dilatih Patrick Kluivert.
Menariknya, Gavin Lee berpeluang langsung menguji kemampuan Herdman di pinggir lapangan.
Timnas Singapura dan Timnas Indonesia dipastikan berada di grup yang sama pada ajang Piala AFF 2026.
Berdasarkan hasil undian yang digelar di Jakarta pada Kamis (15/1/2026), Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Singapura, Vietnam, Kamboja, serta pemenang laga play-off antara Brunei Darussalam melawan Timor Leste.
Gavin Lee menilai persaingan di Grup A akan berlangsung sangat ketat dan tidak memberi ruang kesalahan bagi siapa pun.
Ia menegaskan bahwa tidak ada lawan yang bisa dianggap enteng di turnamen ini.
Berita Terkait
-
Lupakan Gagal ke Piala Dunia 2026, Kevin Diks Kobarkan Semangat untuk Piala Asia 2027
-
Sering Dibantah! Maarten Paes Bingung Masih Dibilang Bakal Gabung Persib
-
FIFA Series 2026: Timnas Indonesia Hanya Jalani Dua Pertandingan
-
Calon Lawan Timnas Indonesia, Statistik Yunani: Serangan Tajam, Lini Belakang Rapuh
-
Thom Haye dan Shayne Pattynama Absen di FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Kena Dampak Sanksi FIFA
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Nenek Lahir di Jakarta, Eks Anak Asuh Giovanni van Bronckhorst Siap Bela Timnas Indonesia
-
Pertandingan Tanpa Penonton, Bojan Hodak Sebut Jadi Keuntungan Bagi Dewa United
-
Link Live Streaming Arema FC vs Persis Solo: Duel Sesama Tim Bermodal Positif
-
Mantab! Beckham Putra Resmi Jadi Sarjana di Tengah Kesibukannya Sebagai Pemain Persib
-
Persebaya Dipecundangi Madura United, Bernardo Tavares Semprot Wasit dan VAR
-
Statistik Jay Idzes Bikin Kagum, Bawa Sassuolo Hajar Como 1907
-
Menuju Rekor Baru di Persib Bandung, Bojan Hodak Selangkah Lagi Lampaui Indra Thohir
-
Patrick Kluivert Tak Main di Clash of Legends 2026, Takut Tekanan Suporter GBK?
-
Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!
-
Kali Kedua ke Tanah Air, Aaron Ramsey Takjub dengan Gairah Sepak Bola Indonesia