- Persib Bandung mengakhiri putaran pertama BRI Super League 2025/2026 sebagai juara paruh musim berkat adaptasi cepat.
- Kekompakan tim terjalin karena peran semua elemen, termasuk pelatih dan pemain senior yang menjaga atmosfer positif.
- Adaptasi pemain baru didukung Thom Haye yang membawa mentalitas profesionalisme dan standar latihan tinggi dalam skuad.
Suara.com - Persib Bandung menutup putaran pertama BRI Super League 2025/2026 dengan status juara paruh musim. Performa konsisten Maung Bandung di tengah ketatnya persaingan tak lepas dari cepatnya proses adaptasi tim yang dihuni banyak wajah baru pada awal musim.
Saddil Ramdani menilai kekompakan Persib terbentuk berkat peran semua elemen tim, mulai dari pelatih hingga para pemain senior yang mampu menjaga atmosfer positif di dalam skuad.
Adaptasi yang berjalan mulus membuat Persib mampu tampil stabil meski sempat mengalami fase sulit di awal kompetisi.
“Adaptasi karena memang banyak pemain baru juga semua. Terus, utamanya adalah pelatih juga yang mempertegas situasi. Kapten dan teman-teman yang lain, yang mungkin lebih banyak yang lebih senior," kata Saddil kepada awak media.
"Jadi, secara keseluruhan saling memotivasi ke depannya bagaimana tim ini bisa menjadi lebih baik,” jelas pemain berusia 27 tahun itu.
Di balik solidnya permainan Persib, Saddil juga menyoroti pengaruh besar kehadiran gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye.
Pemain yang lama berkarier di Eropa itu dinilai membawa aura positif, terutama dari sisi mentalitas dan profesionalisme yang menular ke rekan-rekannya.
Thom Haye dikenal sebagai pemain dengan standar latihan tinggi, disiplin, serta karakter kompetitif yang kuat.
Nilai-nilai tersebut disebut Saddil memberi warna berbeda di ruang ganti Persib, sekaligus menjadi contoh nyata bagi pemain lokal untuk terus meningkatkan kualitas diri.
Baca Juga: Siapa Layvin Kurzawa? Bek PSG Dikabarkan ke Persib Bandung
“Sangat bagus, sangat luar biasa pemain tersebut (Thom Haye), sangat kompetitif. Jadi, kita perlu mencontoh apa yang menjadi mentalitas dia dalam bermain, memotivasi diri dia dan seluruh pemain," ia menambahkan.
"Saya rasa mereka sangat profesional. Jadi, saya pun perlu belajar dari mereka yang sudah bermain lama di Eropa,” pungkas pemain yang mengawali karier profesional di Persela Lamongan itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Jatuh Tertimpa Tangga! Kalah dari Getafe, 3 Pemain Real Madrid Dijatuhi Sanksi Berat
-
Pelatih Brighton Tuding Arsenal Lakukan Cara Haram untuk Raih Kemenangan
-
Gennaro Gattuso Dianggap Juru Selamat untuk Italia Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Here We Go! Mees Hilgers Sudah Bisa Lari Lagi, Siap Bela Timnas Indonesia?
-
Cerita Istri Paulo Dybala Kontraksi di Tengah Laga Roma vs Juventus, Anak Pertama Lahir di Klinik
-
Masih Impresif di Usia 40 Tahun, Luka Modric Bikin Kaka Terkagum-kagum
-
Terjebak di UEA, Rekan Thom Haye Teriak Minta Tolong: Kami Punya Bayi, Keluarkan Kami dari Sini
-
Dewa United Tertinggal dari Manila Digger, Rafael Struick Duduk Manis di Bangku Cadangan
-
Pierluigi Collina Samakan VAR dengan Pernikahan: Awalnya Cinta Mati Lalu Ribut Kecil
-
Teka Teki Pelatih Real Madrid Musim Depan Ada Titik Terang, Eks Chelsea Jadi Kandidat Terkuat