- Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyatakan Maroko sebagai kandidat juara Piala Dunia 2026 melalui Instagram resmi.
- Infantino merujuk pencapaian semifinal 2022 dan juara Piala Dunia U-20 sebagai bukti perkembangan solid.
- Stabilitas organisasi, kepemimpinan federasi, serta dukungan Raja Maroko menjadi kunci kebangkitan sepak bola mereka.
Suara.com - Presiden FIFA, Gianni Infantino, secara terbuka menyebut Maroko sebagai salah satu kandidat juara Piala Dunia 2026.
Infantino menyampaikan pandangannya dalam sesi tanya jawab melalui akun Instagram resminya.
Menjawab pertanyaan penggemar soal peluang Maroko menjuarai Piala Dunia, Infantino menjawab tegas.
“Ya, Maroko bisa memenangkan Piala Dunia berikutnya,” kata Infantino dilansir dari Moroccoworldnews
Ia menyinggung pencapaian bersejarah Maroko yang lolos ke semifinal Piala Dunia 2022 di Qatar, sekaligus keberhasilan mereka menjuarai Piala Dunia U-20.
Menurut Infantino, dua pencapaian tersebut bukan kebetulan.
“Maroko tidak hanya berkembang secara teknis di lapangan, tetapi juga memiliki keyakinan bahwa mereka adalah salah satu kekuatan besar sepak bola dunia. Dan itu benar-benar sudah mereka capai,” ujarnya.
Keberhasilan Maroko menembus semifinal Piala Dunia 2022 menjadi tonggak sejarah, sekaligus yang pertama bagi negara Afrika.
Namun Infantino menegaskan bahwa pencapaian itu bukan hasil satu generasi semata.
Baca Juga: Seruan Boikot Menguat,DFBAkhiri Polemik: Jerman Tetap Ikut Piala Dunia 2026
Gelar juara dunia U-20 disebut sebagai bukti kuat bahwa Maroko memiliki jalur regenerasi pemain yang solid.
Dengan fondasi pembinaan usia muda yang kuat, Maroko dinilai memiliki kedalaman skuad yang dibutuhkan untuk bersaing di turnamen panjang seperti Piala Dunia.
Infantino juga menyoroti faktor kepemimpinan dan stabilitas organisasi sebagai kunci kebangkitan Maroko.
Ia memuji kinerja federasi sepak bola Maroko di bawah dukungan penuh Raja Maroko.
“Federasi melakukan pekerjaan luar biasa. Raja Maroko adalah penggemar besar sepak bola, dan semua orang di negara itu mencintai permainan ini,” ucap Infantino.
Menurutnya, kombinasi antara talenta, visi federasi, dan dukungan nasional menciptakan ekosistem sepak bola yang sehat dan berkelanjutan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Timnas Indonesia vs Jepang, Ujian Kelayakan Lolos Piala Dunia 2030
-
Berstatus Juara, Garudayaksa FC Siap Bersaing di Super League 2026-2027
-
Derbi ASEAN di Piala Asia 2027, Herdman Tuntut Timnas Indonesia Tampil Total Lawan Thailand
-
Hasil Persija vs Persib: Macan Kemayoran Takluk 1-2 di Segiri
-
Hasil Persija vs Persib di Babak I: Brace Adam Alis Bawa Maung Bandung Berbalik Unggul 2-1
-
Susunan Pemain Persija vs Persib: Adu Tajam Eksel Runtukahu dan Andrew Jung
-
Profil Timnas Mesir: Raja Afrika Berburu Pembuktian di Level Piala Dunia
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah