Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 13 Februari 2026 | 10:49 WIB
Persija Jakarta (Persija Jakarta)
Baca 10 detik
  • Persija Jakarta kalah memalukan 0-2 dari Arema FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

  • Diky Soemarno mengkritik strategi pelatih yang jarang memainkan pemain baru seperti Shayne Pattynama.

  • Peluang juara Persija terancam sirna karena sudah menelan lima kali kekalahan musim ini.

Suara.com - Kekalahan mengejutkan Persija Jakarta saat menjamu Arema FC memicu reaksi keras dari pendukung setianya.

Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno, mengaku sangat terpukul melihat hasil negatif di kandang sendiri.

Stadion Utama Gelora Bung Karno yang penuh sesak ternyata tidak menjamin kemenangan bagi Macan Kemayoran.

Laga pekan lalu tersebut berakhir dengan skor 0-2 untuk keunggulan tim tamu dari Malang.

Diky menilai ada sesuatu yang janggal dalam performa tim asuhan Mauricio Souza di lapangan hijau.

Analisis Kekalahan di Kandang

Suasana riuh dari puluhan ribu penonton di Senayan seolah tidak memberikan energi tambahan bagi pemain.

Rizky Ridho dan kolega justru tampil tidak maksimal saat sangat membutuhkan poin untuk papan atas.

"Menurut saya, pertandingan kemarin cukup aneh. Kami bermain di kandang sendiri dengan stadion penuh, sekitar 56 ribu penonton. Dalam situasi seperti itu, seharusnya tidak ada hasil lain selain kemenangan," kata Diky kepada awak media.

Baca Juga: Persija Tanpa Mauricio Souza di Kandang Bali United, Sanksinya Bikin Kaget!

Padahal, dukungan masif dari tribun seharusnya menjadi modal utama untuk mengamankan poin penuh di Jakarta.

Kegagalan memanfaatkan status tuan rumah ini menjadi sorotan tajam bagi seluruh elemen tim Persija.

Minimnya Kontribusi Gol Pemain
Persija sebenarnya memiliki beberapa kesempatan emas untuk mengubah kedudukan namun selalu gagal di penyelesaian akhir.

Kurangnya ketenangan di depan gawang lawan membuat lini serang Macan Kemayoran terlihat sangat tumpul hari itu.

"Itu sudah menjadi hal yang sangat baik apabila bisa menang. Namun kenyataannya kami kalah. Kami tidak mampu mencetak gol dan banyak membuang peluang," jelasnya.

Situasi ini sangat kontras dengan ambisi manajemen yang sudah mendatangkan banyak amunisi anyar berkualitas tinggi.

Load More