- Kiper Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa, mengakui performa pribadinya belum maksimal pasca menang 3-2 atas Malut United.
- Andritany bertanggung jawab penuh atas dua gol kebobolan timnya dalam laga yang digelar di Ternate tersebut.
- Penjaga gawang senior ini menjadikan evaluasi atas kebobolan sebagai bahan peningkatan diri untuk pertandingan mendatang.
Suara.com - Kiper Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa, menunjukkan sikap ksatria seusai kemenangan dramatis 3-2 atas Malut United dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Selasa (24/2/2026) malam.
Meski membawa pulang tiga poin, Andritany mengakui performanya belum maksimal setelah kebobolan dua gol.
Dua gol tuan rumah dicetak Ciro Alves pada menit ke-77 dan David da Silva pada menit ke-82. Dalam prosesnya, Andritany dinilai kurang sigap mengantisipasi bola.
Alih-alih mencari alasan, kiper senior itu mengakui kesalahannya. Ia menegaskan tanggung jawab atas gol yang terjadi tidak bisa dilepaskan dari perannya sebagai penjaga gawang.
"Ini bukan pertama kali saya bermain. Di pertandingan sebelumnya saya juga main. Dua gol itu wajar karena sepak bola dimainkan secara tim, tetapi ada kesalahan saya juga," kata Andritany kepada awak media.
"Sebagai kiper, pelatih tentu bisa menganalisis apakah saya bisa keluar untuk memotong bola atau tidak pada dua gol itu," tambahnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan kedewasaan Andritany sebagai pemain senior. Ia berjanji menjadikan momen itu sebagai bahan evaluasi untuk tampil lebih baik pada laga berikutnya.
"Itu menjadi tanggung jawab saya dan bahan evaluasi untuk ke depannya," ujarnya.
Terlepas dari dua gol tersebut, Andritany tetap berperan penting dalam kemenangan Persija. Ia kembali dipercaya sebagai kiper utama dalam beberapa laga terakhir.
Baca Juga: Milomir Seslija Diberi Target 6 Poin dalam 2 Laga, Gagal Dipecat?
Sebelum menghadapi Malut United, Andritany juga tampil saat Persija menang atas Bali United FC (1-0) dan PSM Makassar (2-1).
Adik Indra Kahfi itu kini menggeser Carlos Eduardo dari posisi penjaga gawang utama. Secara keseluruhan, ia telah mencatatkan tujuh penampilan musim ini dengan tiga clean sheet.
Sikap terbuka dan tanggung jawab yang ditunjukkan Andritany menjadi nilai positif. Di tengah tekanan dan ekspektasi tinggi, pengakuan tersebut menegaskan karakter kuat sang kiper Macan Kemayoran.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan
-
Euforia Berujung Maut! Remaja Putri Tewas Saat Rayakan Kemenangan Prancis
-
Susunan Pemain Spanyol vs Belgia: De la Fuente Coret Pedri Diganti Fabian Ruiz