Bola / Bola Indonesia
Rabu, 04 Maret 2026 | 09:32 WIB
Emil Audero (Cremonese)
Baca 10 detik
  • Emil Audero memastikan ruang ganti Cremonese tetap kondusif meski kalah dari AC Milan kemarin.

  • Cremonese mencatatkan tren buruk tanpa kemenangan dalam tiga belas laga terakhir di Liga Italia.

  • Kiper Timnas Indonesia optimis Cremonese mampu bertahan di kasta tertinggi berkat kualitas yang ada.

Suara.com - Penjaga gawang utama Timnas Indonesia yang kini berkarier di Italia, Emil Audero, akhirnya angkat bicara.

Ia memaparkan situasi terkini internal timnya setelah menderita kekalahan menyakitkan dari raksasa AC Milan.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Giovanni Zini tersebut berakhir dengan skor 0-2 untuk tim tamu.

Kekalahan ini menambah beban berat bagi I Grigiorossi dalam persaingan ketat di kasta tertinggi Liga Italia.

Dua gol telat yang tercipta di pengujung laga membuat mental bertanding tim sempat dipertanyakan oleh publik.

Strahinja Pavlovic memecah kebuntuan pada menit ke-89 sebelum akhirnya Rafael Leao mengunci kemenangan di masa injury time.

Hasil minor pada hari Minggu malam tersebut memaksa Emil Audero harus kembali memungut bola dari gawangnya.

Meskipun hasil akhir sangat mengecewakan, sang kiper menegaskan bahwa mentalitas rekan setimnya tetap terjaga kuat.

Tidak ada perpecahan atau konflik internal yang terjadi di dalam ruang ganti pemain saat ini.

Baca Juga: 6 Bek Paling Subur Gol di Super League, Naturalisasi Timnas Indonesia Masuk Daftar

Emil menekankan bahwa visi seluruh penggawa tim masih selaras untuk membawa klub keluar dari keterpurukan.

“Kami sudah saling berbicara dan semua memiliki keinginan untuk bangkit. Kami tidak membuat drama,” kata Emil Audero.

Pernyataan ini seolah menepis spekulasi adanya ketidakharmonisan akibat rentetan hasil yang tidak memuaskan musim ini.

Cremonese kini memang sedang berada dalam pusaran tren negatif yang cukup mengkhawatirkan para pendukung setianya.

Skuad asuhan Davide Nicola tercatat belum pernah meraih poin penuh dalam tiga belas pertandingan terakhir mereka.

Rincian statistik menunjukkan tim ini hanya meraih empat kali imbang dan menelan sembilan kekalahan pahit.

Load More