Bola / Bola Indonesia
Rabu, 04 Maret 2026 | 16:14 WIB
Mauro Zijlstra (IG Mauro Zijlstra)
Baca 10 detik
  • Mauro Zijlstra absen membela Persija lawan Borneo FC karena menderita cedera paha serius.

  • Cedera didapat saat sesi latihan menembak bola pada Minggu sore di Jakarta International Stadium.

  • Striker naturalisasi ini diprediksi akan menepi selama beberapa pekan akibat masalah otot tersebut.

Pemain ini resmi menjadi bagian dari Macan Kemayoran setelah memutuskan berpisah dengan klub kasta teratas Belanda, FC Volendam.

Lahir di Zaandam pada 9 November 2004, talenta muda ini diharapkan menjadi solusi lini depan yang selama ini tumpul.

Namun kenyataannya proses adaptasi Zijlstra bersama tim kebanggaan Jakmania ini tidak berjalan semudah yang dibayangkan banyak orang.

Menit bermain yang didapatkan oleh mantan pemain Eredivisie ini masih sangat terbatas sejak mendarat di Jakarta awal tahun.

Jika ditotal secara keseluruhan, durasi penampilannya di atas lapangan hijau baru menyentuh angka 21 menit saja.

Debutnya terjadi saat membantu Persija mencuri poin penuh di markas Bali United dengan durasi bermain selama 16 menit.

Selanjutnya ia kembali diturunkan selama lima menit terakhir ketika Persija sukses menumbangkan PSM Makassar dengan skor tipis.

Nasib kurang beruntung kembali menghampiri saat dirinya hanya menjadi penghuni bangku cadangan kala timnya menang atas Malut United.

Kini tantangan baru muncul karena ia harus menepi lebih lama untuk menjalani proses rehabilitasi medis yang intensif.

Baca Juga: Lagi-lagi Wasit Kasih Kartu Kuning ke Allano Lima, Pelatih Persija Kali Ini Pasrah

Kehilangan pemain yang sudah mengantongi tiga caps bersama Timnas Indonesia ini menjadi kerugian besar bagi kedalaman skuad.

Tim medis memperkirakan bahwa proses penyembuhan cedera paha ini akan memakan waktu hingga beberapa pekan ke depan.

Hal ini berarti Mauro Zijlstra kemungkinan besar belum bisa merumput saat Persija menghadapi tantangan dari Dewa United nanti.

Laga melawan Dewa United yang dijadwalkan pada pertengahan Maret mendatang akan menjadi ujian konsistensi tanpa striker murni.

Manajemen klub berharap proses pemulihan berjalan lebih cepat agar sang pemain bisa kembali memberikan kontribusi nyata di lapangan.

Para pendukung setia Persija tentu sangat menantikan ledakan performa dari pemain bertinggi badan ideal untuk ukuran penyerang ini.

Load More