-
Mauro Zijlstra absen membela Persija lawan Borneo FC karena menderita cedera paha serius.
-
Cedera didapat saat sesi latihan menembak bola pada Minggu sore di Jakarta International Stadium.
-
Striker naturalisasi ini diprediksi akan menepi selama beberapa pekan akibat masalah otot tersebut.
Pemain ini resmi menjadi bagian dari Macan Kemayoran setelah memutuskan berpisah dengan klub kasta teratas Belanda, FC Volendam.
Lahir di Zaandam pada 9 November 2004, talenta muda ini diharapkan menjadi solusi lini depan yang selama ini tumpul.
Namun kenyataannya proses adaptasi Zijlstra bersama tim kebanggaan Jakmania ini tidak berjalan semudah yang dibayangkan banyak orang.
Menit bermain yang didapatkan oleh mantan pemain Eredivisie ini masih sangat terbatas sejak mendarat di Jakarta awal tahun.
Jika ditotal secara keseluruhan, durasi penampilannya di atas lapangan hijau baru menyentuh angka 21 menit saja.
Debutnya terjadi saat membantu Persija mencuri poin penuh di markas Bali United dengan durasi bermain selama 16 menit.
Selanjutnya ia kembali diturunkan selama lima menit terakhir ketika Persija sukses menumbangkan PSM Makassar dengan skor tipis.
Nasib kurang beruntung kembali menghampiri saat dirinya hanya menjadi penghuni bangku cadangan kala timnya menang atas Malut United.
Kini tantangan baru muncul karena ia harus menepi lebih lama untuk menjalani proses rehabilitasi medis yang intensif.
Baca Juga: Lagi-lagi Wasit Kasih Kartu Kuning ke Allano Lima, Pelatih Persija Kali Ini Pasrah
Kehilangan pemain yang sudah mengantongi tiga caps bersama Timnas Indonesia ini menjadi kerugian besar bagi kedalaman skuad.
Tim medis memperkirakan bahwa proses penyembuhan cedera paha ini akan memakan waktu hingga beberapa pekan ke depan.
Hal ini berarti Mauro Zijlstra kemungkinan besar belum bisa merumput saat Persija menghadapi tantangan dari Dewa United nanti.
Laga melawan Dewa United yang dijadwalkan pada pertengahan Maret mendatang akan menjadi ujian konsistensi tanpa striker murni.
Manajemen klub berharap proses pemulihan berjalan lebih cepat agar sang pemain bisa kembali memberikan kontribusi nyata di lapangan.
Para pendukung setia Persija tentu sangat menantikan ledakan performa dari pemain bertinggi badan ideal untuk ukuran penyerang ini.
Kualitas yang ia tunjukkan di Belanda menjadi alasan utama mengapa manajemen berani memboyongnya ke kompetisi kasta tertinggi Indonesia.
Namun faktor cedera seringkali menjadi penghambat bagi pemain asing yang baru merasakan atmosfer kompetisi sepak bola di Asia.
Kini fokus utama Zijlstra adalah menguatkan kembali otot pahanya agar bisa melepaskan tendangan keras tanpa rasa khawatir akan cedera.
Persija Jakarta tetap optimistis bisa bersaing di papan atas meskipun harus kehilangan pilar pentingnya dalam beberapa pertandingan krusial.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Klasemen Piala AFF U-19: Timnas Indonesia Wajib Menang Besar atas Timor Leste demi Gusur Vietnam
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Sesi Potret Erling Haaland Jelang Piala Dunia 2026 Panen Kritik Dianggap Fasis dan Neo Nazi
-
Gaya Rambut Piala Dunia Paling Ikonik: Mohawk Beckham, Kuncung Ronaldo hingga Blonde Neymar
-
Hasil Timnas Indonesia vs Oman di Babak I: Garuda Unggul 2-0 Lewat Gol Hubner dan Ole Romeny
-
Wonderkid Persija Arlyansyah Sambut Antusias Kehadiran Adidas Home of Football di Jakarta
-
Analisis Kekuatan Jepang di Piala Dunia 2026: Andalkan Sistem Tiga Bek Demi Akhiri Kutukan 16 Besar
-
Sosok Muhammad Taqi: Wasit Laga Timnas Indonesia vs Oman yang Penuh Kontroversi?
-
TimnasDay! Timnas Indonesia Kick Off Lawan Oman Malam Ini, Berapa Gol yang Tercipta?
-
Analisis Kekuatan Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Fleksibilitas Taktik Jadi Kunci
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Oman, Emil Audero Starter, Ole Romeny Pimpin Lini Depan
-
Piala Dunia 2026: Lionel Messi dan Ronaldo Raih Lencana Spesial FIFA World Cup Legacy