Suara.com - Khorramshahr-4, yang juga menyandang nama Kheibar, merupakan puncak evolusi dari keluarga rudal Khorramshahr yang diperkenalkan pertama kali pada tahun 2023.
Sebagai informasi, ibu kota Israel, Tel Aviv, dilanda gelombang ledakan hebat pada Jumat (6/3/2026) akibat serangan rudal terbaru dari Iran. Insiden ini menandai eskalasi serius dalam konflik regional di Timur Tengah.
pada Jumat lalu, televisi pemerintah Iran mengonfirmasi serangan tersebut menyasar langsung "jantung kota Tel Aviv". Jurnalis AFP juga melaporkan dua dentuman besar yang mengguncang kota, sementara jejak roket terlihat jelas di langit Netanya.
Serangan ini diduga kuat menggunakan rudal balistik strategis jenis Khorramshahr-4.
Sebagai alutsista strategis generasi terbaru, rudal ini dirancang dengan parameter teknis yang melampaui standar rudal balistik jarak menengah (Medium-Range Ballistic Missile/MRBM) pada umumnya.
Dari sisi rancang bangun, Khorramshahr-4 memiliki karakteristik fisik yang mencolok dan berbeda dari pendahulunya:
- Panjang Tubuh: 13 meter.
- Diameter: 1,5 meter.
- Aerodinamika: Berbeda dengan banyak rudal balistik lainnya, Khorramshahr-4 didesain tanpa menggunakan sirip kisi (grid fin) pada bagian sampingnya, menunjukkan efisiensi desain bodi untuk stabilitas penerbangan tinggi.
Ditenagai oleh mesin berbahan bakar cair dengan jenis propelan cair 4D10, rudal ini mencatatkan angka kecepatan yang sangat ekstrem:
- Kecepatan di Luar Atmosfer: Mampu mencapai 16 Mach (sekitar 19.600 - 20.000 km/jam).
- Kecepatan di Dalam Atmosfer: Bergerak pada 8 Mach (sekitar 9.800 - 10.000 km/jam).
- Efisiensi Operasional: Meskipun menggunakan bahan bakar cair, sistem barunya memungkinkan persiapan peluncuran yang sangat singkat, yakni kurang dari 15 menit.
Rudal ini dikategorikan sebagai senjata penghancur massal dengan kapasitas muatan yang superior:
Jangkauan Operasional: Mencapai 2.000 kilometer, yang memungkinkannya menjangkau seluruh target strategis di kawasan Timur Tengah.
Baca Juga: Profil Qatar Airways: Maskapai Cetak Rekor Laba Fantastis, Kini Tertekan Perang
Bobot Hulu Ledak: Mampu mengangkut muatan seberat 1.500 kilogram, salah satu yang terbesar di kelas rudal balistik jarak menengah.
Sistem Navigasi dan Akurasi Tinggi
Khorramshahr-4 mengintegrasikan teknologi pemandu mutakhir yang menempatkannya sebagai rudal dengan tingkat presisi tinggi:
Margin Kesalahan (CEP): Mampu menghantam target dengan tingkat akurasi hanya 30 meter meski diluncurkan dari jarak maksimal 2.000 km.
Kompartemen Pemandu: Sistem navigasi ditempatkan di kompartemen terpisah di atas tangki bahan bakar, memungkinkan rudal melakukan manuver dan perubahan jalur saat berada di luar atmosfer bumi.
Ketahanan Elektronik: Dilengkapi dengan sistem "pintar" yang membuatnya kebal terhadap upaya gangguan sinyal atau perang elektronik (electronic warfare).
Berita Terkait
-
Meski Tel Aviv Diluluhlantakkan Iran, Israel Tetap Lanjutkan Genosida di Gaza
-
Akademisi Nilai Pernyataan Trump soal Iran Lebih Bernuansa Tekanan Psikologis
-
Siapa Profesor Jiang Xueqin? Sosok yang Ramal AS Kalah Perang Lawan Iran
-
Konflik AS-Iran Memanas: Bagaimana Nasib Iran di Piala Dunia 2026?
-
Langit Yerusalem Membara Dihujani Rudal Klaster Iran, Ledakan Keras Guncang Israel
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?
-
Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
-
Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan
-
Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!
-
Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang
-
Bantargebang di Ambang Kolaps, DPRD DKI Desak Strategi Pengelolaan Sampah Segera Dieksekusi
-
Dikaitkan dengan Kasus Kuota Haji, Khalid Basalamah Tegaskan Tak Pernah Interaksi dengan Gus Yaqut
-
Gus Lilur Gaungkan 'Abuktor' di Muktamar NU 2026: Syarat Mutlak Pemimpin PBNU Bebas Korupsi
-
Hari Bumi: BNI Rehabilitasi 50 Hektare Mangrove di Banyuwangi, Berikan Dampak Ekonomi ke 5.000 Warga