- Timnas Indonesia takluk 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026 akibat gol penalti Marin Petkov usai wasit mengecek VAR di babak pertama.
- Meski menelan kekalahan, kapten Jay Idzes tetap merasa bahagia dan bangga karena rekan-rekannya mampu tampil mendominasi dan menciptakan peluang emas.
- Alasan utama kebanggaan Idzes adalah cepatnya proses adaptasi para pemain dalam menerapkan ide taktik baru dari pelatih John Herdman.
Suara.com - Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, mengungkapkan alasan dirinya tetap merasa bahagia dan bangga usai melakoni partai final FIFA Series 2026.
Perasaan positif tersebut tetap ia rasakan di dalam dada meski Skuad Garuda baru saja dibungkam oleh tim tamu, Bulgaria.
Pertandingan pamungkas yang menyedot perhatian publik itu diselenggarakan secara langsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Senin (30/3/2026).
Timnas Indonesia harus rela menelan kekalahan tipis 0-1 dari wakil Eropa tersebut akibat kecolongan satu gol pada babak pertama.
Mimpi buruk bagi tuan rumah bermula dari sebuah insiden pelanggaran yang dilakukan oleh bek Kevin Diks terhadap pergerakan Zdravko Dimitrov.
Sang pengadil lapangan langsung menunjuk titik putih untuk memberikan penalti setelah melakukan peninjauan ulang secara saksama melalui teknologi VAR.
Marin Petkov yang maju sebagai algojo sukses mengecoh penjaga gawang Emil Audero untuk membawa Bulgaria unggul hingga waktu turun minum tiba.
Memasuki paruh kedua pertandingan, pasukan Merah Putih sebenarnya terus berusaha keras untuk mengurung pertahanan lawan demi mengejar ketertinggalan angka.
Sejumlah peluang emas sukses diciptakan oleh barisan penyerang, namun sayangnya belum ada yang mampu dikonversi menjadi gol penyeimbang hingga peluit panjang dibunyikan.
Baca Juga: Dominasi Semu Timnas Indonesia, Herdman Ungkap Faktor Kekalahan Garuda atas Bulgaria
Menyikapi hasil minor di partai puncak tersebut, Jay Idzes justru lebih memilih untuk menyoroti sisi positif dari daya juang rekan-rekannya di atas lapangan.
Bek tangguh milik klub Sassuolo ini membeberkan alasan teknis mengapa dirinya tetap merasa sangat bangga dengan komposisi skuad saat ini.
"Pertama-tama, saya sangat bangga dengan tim. Saya rasa kami bermain bagus, sayangnya kami kalah. Kami punya beberapa peluang tapi saya tetap sangat bangga dengan tim," kata Jay Idzes setelah pertandingan.
Menurutnya, Skuad Garuda patut mendapat apresiasi setinggi langit karena mampu beradaptasi dengan sangat cepat di tengah masa transisi kepelatihan.
"Anda tahu, kami punya pelatih baru, staf baru dengan ide-ide baru dan terlihat kami langsung mencoba menerapkannya," sambungnya.
Proses penyerapan taktik di bawah komando pelatih baru, John Herdman, dinilai sudah berjalan dengan sangat maksimal meski waktu persiapannya terbilang sangat singkat.
Berita Terkait
-
Jay Idzes Bicara Bibit Harapan di Tengah Kekalahan Timnas Indonesia
-
Perankan 5 Posisi Berbeda di Timnas Indonesia, Ini Respons Calvin Verdonk
-
Dari Bek Kiri Hingga Gelandang Serang, Intip Transformasi Gila Calvin Verdonk di Timnas Indonesia
-
Reaksi Jay Idzes Lihat Gaya Melatih John Herdman Saat Timnas Indonesia Kalah dari Bulgaria
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Prediksi Starting XI Timnas Jepang di Piala Dunia 2026: Hajime Moriyasu Dipusingkan Cedera
-
Strategi Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Ambisi Chris Wood Akhiri Penantian 16 Tahun
-
Analisa Kekuatan Penuh Didier Deschamps Hadapi Irak, Norwegia, dan Senegal, Welcome Back Manu Kone
-
Prediksi Starting XI Jerman di Piala Dunia 2026: Kreatif Tanpa Striker Murni
-
Krisis Cedera Spanyol Mereda, Luis de la Fuente Pastikan Nico Williams Pulih di Piala Dunia 2026
-
Pukulan Telak Prancis! Rekan Calvin Verdonk Membelot ke Maroko Sejam Jelang Rilis Skuad Piala Dunia
-
Peluang Juara Dihancurkan Persib, Persija Jakarta Bertekad Bangkit saat Hadapi Persik Kediri
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Bantai Semen Padang 7-0
-
Lolos Piala Dunia, Pundit Belanda Justru Sebut Curacao Akan Kalah Jika Lawan Timnas Indonesia Lagi