- Liverpool resmi tersingkir dari Liga Champions setelah kalah 0-2 (agregat 0-4) dari PSG di Anfield meski tampil mendominasi statistik pertandingan.
- Ousmane Dembele menjadi pahlawan bagi Paris Saint-Germain dengan mencetak dua gol klinis di babak kedua yang mengunci kemenangan tim tamu.
- Arne Slot terancam mengakhiri musim pertamanya di Liverpool tanpa trofi dan harus berjuang keras di liga domestik untuk mengamankan zona Liga Champions.
Dominasi Semu Skuad Arne Slot
Sama seperti Liverpool, PSG adalah tim yang dipenuhi dengan kekuatan bintang di setiap lini permainan mereka.
Akan tetapi, pelatih PSG Luis Enrique telah berhasil menyatukan para pemainnya menjadi satu konstelasi bintang yang berkilau dengan padu.
Sebaliknya, Arne Slot sejauh ini dinilai belum mampu memberikan kepercayaan diri yang cukup bagi tim asuhannya untuk benar-benar bersinar di panggung besar.
Meskipun kalah, sebagian besar pendukung Liverpool tetap bertahan di stadion dan memberikan tepuk tangan sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan tim mereka.
Secara statistik, tuan rumah sebenarnya mencatatkan nilai expected goals (xG) sebesar 1,94, jauh mengungguli tim tamu yang hanya mencatat 1,25.
The Reds juga melepaskan 21 tembakan dibandingkan dengan 12 tembakan milik PSG, serta mencatatkan sentuhan di kotak penalti lawan dua kali lipat lebih banyak.
Badai Cedera dan Krisis Lini Depan
Hasil akhir pertandingan mungkin akan berbeda jika bek tengah Marquinhos tidak melakukan blok krusial terhadap peluang emas Virgil van Dijk di babak pertama.
Baca Juga: 14 Laga Kebobolan! Lini Belakang Barcelona Jadi Bom Waktu Lawan Atletico, Misi Sulit Remontada
Keberuntungan juga seakan menjauh ketika penalti yang sempat diberikan untuk pelanggaran terhadap Alexis Mac Allister dibatalkan oleh tinjauan VAR.
Nasib buruk yang menimpa tim asuhan Slot ini seolah menjadi tema besar yang terus menghantui perjalanan Liverpool sepanjang musim ini.
Setiap kali The Reds mencoba bangkit dan memperbaiki performa, selalu ada faktor tak terduga yang membuat mereka kembali jatuh ke posisi sulit.
Cedera serius yang dialami Hugo Ekitike setelah bermain hanya 30 menit menjadi pukulan telak lainnya bagi opsi serangan Liverpool di pertandingan ini.
Sebelum laga ini, Ekitike baru bermain selama 88 menit bersama dua rekrutan musim panas lainnya, yakni Florian Wirtz dan Alexander Isak.
Alexander Isak sendiri baru mendapatkan kesempatan menjadi starter pertama kali dalam empat bulan terakhir setelah pulih dari cedera patah kaki yang cukup parah.
Jarangnya kesempatan bagi ketiga pemain bintang ini untuk membangun koneksi di lapangan mencerminkan cobaan berat yang harus dihadapi Arne Slot musim ini.
Ancaman Musim Tanpa Trofi bagi Liverpool
Isak terlihat sangat kesulitan untuk menunjukkan kualitas yang membuat Liverpool memecahkan rekor transfer Inggris sebesar 125 juta poundsterling musim panas lalu.
"Tentu saja, kami sangat kecewa karena menurut saya ada bagian di babak kedua di mana Anda bisa merasakannya, 'Jika saja kami bisa mencetak gol sekarang, ini bisa menjadi malam yang sangat istimewa'," ucap Arne Slot dalam konferensi pers usai laga.
Slot tetap optimis dengan mengatakan bahwa masa depan klub masih cerah meski hasil di lapangan saat ini belum memihak kepada mereka.
"Namun masa depan terlihat sangat cerah bagi tim ini, bagi klub ini. Kami telah menunjukkan bahwa kami dapat bersaing dengan juara Eropa di stadion kami. Untuk menjadi tim yang dominan, tidak banyak tim yang bisa mendominasi PSG dan menciptakan peluang sebanyak yang kami lakukan. Menciptakan peluang adalah satu hal, mencetak gol adalah hal kedua," lanjut sang manajer.
Di tengah kekecewaan tersebut, rumor mengenai masa depan Slot dipastikan akan terus bergulir seiring dengan ancaman musim tanpa trofi pertama bagi Liverpool sejak 2021.
Liverpool tercatat telah menelan 17 kekalahan dari 50 pertandingan di semua kompetisi, sebuah catatan yang cukup mengkhawatirkan bagi klub sebesar mereka.
Kini, The Reds harus segera bangkit dan fokus menghadapi jadwal padat di liga domestik, dimulai dengan laga derbi Merseyside melawan Everton pada akhir pekan nanti.
Satu-satunya target yang tersisa bagi Liverpool sekarang adalah mengamankan posisi lima besar agar tetap bisa berkompetisi di Liga Champions musim depan.
Tanpa adanya keajaiban di kompetisi Eropa, finish di posisi lima besar pun mungkin belum cukup untuk meyakinkan para suporter bahwa Arne Slot layak tetap berada di kursi manajer.
Berita Terkait
-
Kalah Agregat, Alvaro Arbeloa Tegaskan Tak Butuh Keajaiban Hadapi Bayern Munich
-
Cedera di Laga Liverpool vs PSG, Hugo Ekitike Terancam Absen Panjang
-
Hasil Liga Champions: Barcelona Tersingkir Meski Menang dari Atletico Madrid
-
Hasil Liga Champions: PSG Hancurkan Liverpool dengan Agregat 4-0
-
Jelang Lawan PSG, Szoboszlai Tantang Fans Liverpool: Percaya Gak The Reds Bisa Comeback?
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Kontroversi Sponsor Piala Dunia 2026: LaLiga Layangkan Protes ke FIFA
-
Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Bikin Melongo! Kategori 2 Tembus Rp133 Juta
-
Pulang ke Oslo Sebagai Warga Biasa, Timnas Norwegia Disambut 100 Ribu Suporter
-
Spanyol Ukir Rekor Bersejarah usai Bekuk Prancis, Makin Dekat Kawinkan Gelar Euro dan Piala Dunia
-
Noni Madueke Tak Takut Lionel Messi Cs: Argentina yang Harus Khawatir Lawan Inggris
-
Mbappe dan Michael Olise Melempem, Deschamps Beberkan Penyebab Prancis Tumbang dari Spanyol
-
Ada Proses Panjang di Balik Kesuksesan Spanyol ke Final Piala Dunia 2026
-
Hujan Rudal AS Bunuh 3 Warga Sipil di Iran Selatan, Bukan Tentara
-
Alexis Mac Allister: Tenang, Timnas Argentina Pengalaman di Semifinal
-
Rodrigo De Paul: Saya Harus Kendalikan Emosi di Laga Argentina vs Inggris